Hari Ini, 13.231 Siswa SMK di Aceh Mulai Ikuti UN

Ilustrasi UN online (Foto: Berita Jogja)

Banda Aceh (Acehportal.com) - Sebanyak 13.231 siswa kelas III Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Provinsi Aceh mengikuti pelaksanaan Ujian Nasional (UN) mulai Senin (03/04) hari ini hingga Kamis (6/4).

UN tingkat SMK tahun pelajaran 2016/2017, seperti dilansir Analisa, Senin (03/04), itu berlangsung di 187 sekolah, yang tersebar di 23 kabupaten/kota se-Aceh, terdiri atas 133 sekolah melak­sanakan UN Berbasis Komputer (UN­BK) dan 54 sekolah UN manual ber­basis pensil dan kertas (UNPK).

“Pelaksanaan UN SMK di Aceh diikuti oleh 13.231 siswa, terdiri atas peserta UNBK 11.546 orang dan UNKP 1.685 orang,” ujar Ketua Panitia Penyelenggara UN 2017 Provinsi Aceh, Drs Zulkifli, M.Pd.

Ia merincikan, di Aceh peserta UN terbanyak berada di Kota Lhok­seuma­we berjumlah 1.287 peserta, Aceh Utara 1.155 peserta, Kota Banda Aceh 1.078 peserta, Kota Langsa 985 peserta, Bireuen 857 peserta, Pidie 847 peserta, Aceh Tamiang 827 peserta, Aceh Besar 806 peserta, Aceh Timur 753 peserta, Aceh Tenggara 676 peserta, dan Aceh Tengah 615 peserta.

Zulkifli yang juga Kabid Pembinaan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan PKLK Dinas Pendidikan Aceh ini menambahkan, pada hari pertama pelaksanaan UN SMK dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia mulai pukul 07.30 hingga 09.30 Wib. Hari kedua Matematika, hari ketiga Bahasa Inggris, dan terakhir Teori Kejuruan.

“Pelaksanaan UN SMK dibagi dalam tiga sesi, yaitu sesi 1 pukul 07.30 hingga 09.30 Wib, sesi 2 pukul 10.30 hingga 12.30 Wib, dan sesi 3 pukul 14.00 hingga 16.00 Wib,” jelasnya.

Menyangkut persiapan pelaksanan UN SMK, Zulkifli memastikan semua berjalan lancar, termasuk distribusi soal ke daerah pedalaman. “Alhamdulillah, semua soal UN sudah terdistribusi sampai ke daerah pedalaman dan kita berharap semoga bisa terlaksana dengan lancar tanpa ada hambatan,” harapnya.

Menyangkut ketersediaan komputer, jaringan internet dan arus listrik bagi peserta UNBK, juga sudah dipersiap­kan secara matang di sekolah-sekolah bersangkutan sesuai jumlah peserta.

“Saya kira pihak sekolah, juga sudah mempersiapkan segala sesuatunya untuk kelancaran UNBK, baik dari segi persiapan perangkat seperti komputer, jaringan internet yang diperlukan mau­pun kesiapan siswa sendiri. Persiap­an dari awal sudah dilakukan,” sebutnya.

Ditambahkan, untuk suplai arus listrik, sekolah pelaksana UN dan Dinas Pendidikan sudah berkoordinasi dengan PLN, sehingga dipastikan tidak akan terjadinya pemadaman listrik pada saat berlangsungnya UNBK.

“Untuk mengantisipasi jika terpaksa terjadi pemadaman listrik, kami sudah menginstruksikan sekolah-sekolah menyiapkan genset dan penyimpan arus agar data di komputer tidak sampai hilang,” jelas Zulkifli.

Dia berharap semua perangkat yang digunakan tidak ada masalah, sehingga UN bisa berjalan lancar dan sukses. “Untuk kesiapan siswa, saya pikir tak ada masalah lagi, karena mereka sudah melakukan ujicoba di sekolah. Sehing­ga dipastikan sudah lancar dalam me­ngerjakan soal di komputer,” terangnya.

Untuk pemantauan jalannya UN SMK tersebut, Kepala Dinas Pendi­dikan Aceh, Drs Laisani akan mela­kukan pemantauan langsung ke seko­lah-sekolah penyelenggara.

“Pak Kadis Pendidikan rencananya di hari pertama 3 April sekitar pukul 08.00 hingga 10.00 Wib melakukan peninjauan UN di SMK Negeri 5 dan SMK Negeri 1, 2 dan 3 Banda Aceh bersama Pak Gubernur atau yang mewakili. Setelah itu, berangkat ke Aceh Selatan, Subulussalam, dan Aceh Singkil,” terangnya.

Pelaksanaan UN SMK tahun ini lebih dulu dilaksanakan, sementara UN Sekolah Menegah Atas (SMA) dan Madrasah Aliyah (MA) digelar pada 10-13 April 2017

Sumber:Analisa
Rubrik:Pendidikan

Komentar

Loading...