Dicambuk, Dua Terhukum Kasus Ikhtilath Jatuh Pingsan

Foto: Acehportal

Foto: Acehportal

Banda Aceh - Dua terhukum dari delapan pelanggar Syariat Islam dalam kasus ikhtilath dan khalwat (mesum) pingsan, saat menjalani prosesi hukum cambuk, di halaman Meunasah Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Senin (27/02).

Pantauan wartawan,  prosesi uqubat cambuk yang dimulai sekitar pukul 11.55 WIB itu, disaksikan ratusan warga Banda Aceh dan Aceh Besar, serta mahasiswa, dan juga para pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) di perkampungan itu.

Kedelapan terhukum yang menjalani hukuman cambuk, setelah divonis dalam persidangan di Mahkamah Syariah Banda  Aceh bebepa waktu lalu, meliputi kasus ikhtilath HZ (27) dan AN (19) masing-masing 22 kali cambuk setelah dipotong masa tahanan tiga kali, lalu FE (22), ZD (25), MP (27) dan SW (22) masing-masing 23 kali, dipotong masa tahanan dua kali.

Kemudian, dalam kasus khalwat satu pasangan, yakni RH (22) dan DS (21) dicambuk tujuh kali, setelah dipotong masa tahanan tiga kali.

Namun, saat mendapat giliran HZ, terhukum dalam kasus ikhtilath, pada eksekusi yang ke-10 jatuh pingsan. Sehingga terhukum yang berjenis kelamin laki-laki itu, terpaksa dipindahkan dari panggung eksekusi oleh petugas Wilayatul Hisbah (WH) Banda Aceh.

HZ dieksekusi lagi dari sisa hukumannya, setelah sadar dari pingsan pada penutup prosesi uqubat cambuk itu.

Sementara, saat terhukum  ZD dieksekusi, baru dinaikkan keatas panggung menjerit sambil menangis, memohon agar tidak dicambuk. Tak lama kemudian,  terhukum  perempuan itu baru menjalani hukumannya, setelah dibujuk oleh tim kejaksaan.

Namun, baru empat kali eksekusi dia langsung meminta dihentikan sambil menjerik kesakitan dan tidak mau menjalani hukum cambuk lagi. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, dinyatakan terhukum mengalami sakit psikologis, lalu diturunkan dari panggung.

Kasipidum Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Ricky mengatakan, terhukum ZD tidak dilanjutkan lagi hukumannya, karena setelah diturunkan dari panggung pingsan.

“Nanti setelah kondisi kesehatannya pulih akan dilanjutkan cambuknya dengan terhukumlainnya,” kata Ricky kepada wartawan, usai prosesi cambuk.

Sedangkan HZ dilanjutkan sisa hukumannya, karena setelah sadar sudah dinyatakan sehat oleh tim medis. “Makanya dilanjutkan cambuk,” ujarnya. (adi)

Komentar

Loading...