Polresta Pekanbaru Amankan 854 Pil Ekstasi dari Aceh

Ilustrasi Kompas

Ilustrasi (Foto: Kompas)

Pekanbaru - Satres Narkoba Polresta Pekanbaru berhasil mengamankan 854 pil ekstasi dari tiga tersangka pada Senin (20/02). Barang haram tersebut diketahui dibawa dari Aceh.

Kapolresta Pekanbaru, Kombes Pol Susanto mengatakan, pihaknya akan memastikan dugaan home industri narkoba di Pekanbaru pasca pengungkapan tersebut.

"Masih kita pastikan. Apakah ada tempat pembuatan narkoba. Itu masih dilakukan pengembangan," kata Susanto, Selasa (21/02).

Menurut Kapolresta, dari pengungkapan kemarin didapatkan 854 pil ekstasi. Selain itu juga ditemukan serbuk bahan dasar pembuatan pil ekstasi berwarna merah jambu.

"Jika serbuk tersebut dijadikan pil maka hasilnya bisa mencapai 700 pil. Jika di uangkan nominalnya mencapai Rp 1.8 miliar," papar Kapolresta.

Adapun ketiganya H (41), AS alias AL (31) serta R alias Andi (34), saat diaman baru saja sampai di Pekanbaru di perumahan Damai Langgeng. Barang bukti pil ekstasi dibawa dari Aceh.

Sementara itu AL satu dari tiga tersangka kepemilikan 854 pil ekstasi, mengaku malu dan tertipu setelah diungkap Satres Narkoba Polresta Pekanbaru, kemarin.

"Malu saya. Saya sudah tertipu," ungkapnya pelan saat dihadirkan dalam ekspose di Mapolresta Pekanbaru.

Warga Kabupaten Kampar yang juga seorang guru honorer ini, mengaku baru pertama kali membawa pil ekstasi tersebut. Sedangkan imbalan yang didapatkannya, justru dirasakan tertipu.

"Saya tidak tahu kalau yang dibawa itu narkoba. Karena saya percaya saja makanya saya bawa ke Pekanbaru," terangnya.

Keluh kesah AL tentunya hanya bisa dipastikan lewat penyidikan polisi yang hingga kini masih dilakukan. (Tribun Pekanbaru)

Komentar

Loading...