Jaga Keutuhan NKRI, Masyarakat Harus Kompak dengan Pemimpin

lambang garuda indonesia

Blangpidie – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak telah selesai dilaksanakan pada pekan lalu, namun masyarakat harus menjaga keutuhan kebhinekaan. Sehingga tidak mudah terprovokasi dengan hal yang membahayakan keutuhan NKRI.

Hal tersebut disampaikan anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI), Ir Teuku Riefky Harsya MT di depan 150 tokoh masyarakat saat menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan, Senin (20/02).

Menurutnya, jika masyarakat bersatu dan kompak dengan pemimpin terpilih, maka pembangunan sesuai visi-misi para kandidat baik Calon Gubernur maupun calon Bupati dan Walikota menciptakan masyarakat sejahtera bisa tercapai.

"Mari kita bersama-sama saling menjaga dan membangun demi bangsa yang lebih baik,” pinta wasekjen DPP Partai Demokrat ini.

Ia menambahkan, bangsa Indonesia merupakan bangsa yang kuat dan terdiri dari banyak suku bangsa dan dengan keberagaman itu, jangan sampai terpecah-pecah, karena jika itu terjadi akan mengganggu kedaulatan NKRI.

"Pemerintah tidak bisa membangun apabila masyarakatnya tidak bersatu. Indonesia cukup kaya dengan keragaman, ras, agama, dengan adanya kesatuan keamanan Insyaallah terjaga, karena kebhinnekaan merupakan perekat pemersatu suku bangsa," tegasnya.

Dalam kesempatan, politisi asal Aceh ini meminta masyarakat harus cerdas menganalisa kebhinekaan, dan harus mengedepankan kepentingan umum.

"Jika nilai-nilai itu terus diperkuat, maka dengan bersatu semua elemen, pembangunan dapat kita capai untuk kemakmuran masyarakat Aceh," pungkasnya.

Komentar

Loading...