Luapan Sungai Lae Cinendang, Tujuh Desa di Singkil Terendam Banjir

banjir (ilutrasi) Foto:Acehportal.com

banjir (ilutrasi) Foto:Acehportal.com

Singkil - Hujan lebat yang terjadi dalam dua hari terakhir ini di Aceh Singkil, mengakibatkan  tujuh desa di Kecamatan Simpang Kanan terendam banjir, setelah meluapnya sungai Lae Cinendang.

Ketujuh desa itu, seperti dikutip di laman Antara Aceh, Selasa (21/02), meliputi Desa Ujung Limus, Silatong, Tanjung Mas, Lae Riman, Cibubukan, Serasah dan Desa Lipat Kajang.
Sekretaris Desa Ujung Limus, Basri mengatakan, warganya sudah terkepung oleh air tidak bisa ke mana-mana lagi selain menggunakan sampan atau robin.
"Rumah kami sejauh ini terendam sejengkal dari permukaan lantai," ujarnya.
Ia berharap agar pemerintah segera memberi bantuan makanan kepada warga, karena mereka tidak bisa lagi membeli makanan.
Selain itu banjir juga merendam ruas jalan nasional Aceh Singkil- Kota Subulussalam tepatnya di kawasan Desa Silatong, sehingga sebagian kendaraan roda dua dan empat mulai enggan melintas, karena genangan air sudah mencapai 40 Cm dan deras, kecuali truk besar, sehingga antrian panjang di seputaran Silatong terus terjadi.
Bahkan sudah ada satu unit mobil pick-up yang terperosok ke tepi jalan akibat derasnya arus air.  Sedangkan pengguna roda dua, lebih banyak memakai jasa transportasi becak barang roda tiga untuk melintasi genangan banjir itu.
"Dengan meluapnya Sungai Lae Cinendang ini, mengakibatkan jalan nasional terendam, sehingga kendaraan harus berhati-hati melintas. Kalau tidak hati-hati mesin mobil bisa mati di tengah badan jalan yang terendam banjir," ungkap Wahyu, pengendara truk yang hendak menuju ke arah Singkil.
"Sejauh ini memang masih bisa dilalui oleh kendaraan roda empat, tapi mesti hati-hati," katanya. (Antara Aceh)

Komentar

Loading...