Menginjak Usia 93 Tahun, Presiden di Negara Ini Belum Berencana Mundur

Foto: Reuters

Foto: Reuters

Harare - Diktator Zimbabwe Robert Mugabe akan merayakan ulang tahun ke-93 pada Selasa 21 Februari 2017. Namun, pria berkacamata itu mengaku belum memiliki rencana untuk mundur. Sebab, ia belum menemukan suksesor yang pas sebagai Presiden Zimbabwe.

“Permintaan untuk mundur harus datang dari partai saya, fraksi partai di kongres, serta fraksi partai di komite. Tetapi apa yang kalian lihat? Hal yang berlawanan. Mereka ingin saya tetap bertarung dalam pemilihan umum,” ujar Robert Mugabe, mengutip dari Straits Times, Senin (20/02).

“Mayoritas warga Zimbabwe merasa tidak ada pengganti, seorang suksesor yang cocok bagi mereka, seperti cocoknya saya bagi mereka,” lanjut Robert Mugabe.

Sejak memproklamasikan kemerdekaan Zimbabwe pada dekade 1980, Robert Mugabe memerintah dengan tangan besi. Ia beberapa kali menampik kabar mengenai masalah kesehatannya. Mugabe pernah dikabarkan ke luar negeri untuk menjalani perawatan pada September 2016.

Data penerbangan menunjukkan Presiden Zimbabwe sejak 1987 itu memang terbang ke Dubai, Uni Emirat Arab. Mugabe mengaku perjalanan itu dilakukannya untuk urusan keluarga, yakni mengunjungi putranya. Setengah bercanda, ia menyebut dirinya bangkit dari kematian saat menginjakkan kaki kembali di Ibu Kota Harare.

“Iya, betul. Saya sudah meninggal dunia. Tetapi, saya juga bangkit lagi. Ketika menjejakkan kaki di negara ini, saya hidup kembali,” canda Mugabe ketika ditemui wartawan di bandara. Ia sendiri berjanji akan tetap maju sebagai calon presiden pada pemilihan umum 2018. (okezone)

Komentar

Loading...