Komnas HAM: Isu Disabilitas Kurang Sorotan Media

ilustrasi disabilitas

Jakarta - Isu disabilitas dinilai kurang mendapatkan sorotan dari publik dan media massa. Berdasarkan catatan Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), hanya ada 89 pemberitaan dalam kurun waktu 2011 hingga 2016.

Hal itu diungkapkan Eva Nila Sari, penulis buku "Rekam Jejak Kontribusi Komnas HAM dalam pembentukan RUU Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas", pada sebuah diskusi di Kantor Komnas HAM, Jumat (17/02).

Dalam proses pengumpulan data, ia mengatakan, kata kunci yang digunakan yaitu Komnas HAM dan isu disabilitas.

“Tahun 2011 ada enam berita, 2012 empat berita, 2013 tujuh berita, 2014 sedikit ada peningkatan menjadi 11 berita. Kemudian 2015 ada 40 berita, dan 2016 sampai dengan bulan April ada 20 berita,” kata Eva.

Menurut dia, media memiliki peran penting untuk mendorong isu tersebut. Dalam kurun waktu itu, setidaknya ada sejumlah isu yang menjadi perhatian media.

Beberapa di antaranya pembahasan RUU Penyandang Disabilitas, dan dukungan pemerintah terhadap penyediaan fasilitas bagi penyandang disabilitas. Isu lainnya, peraturan daerah terkait yang mengakomodasi kepentingan kelompok disabilitas.

Namun, Eva mengakui, ada kelemahan dalam melengkapi data base rekam jejak pemberitaan, yakni hanya menyertakan data dari media online.

“Karena proses dokumentasi pemberitaan tersebut belum dilakukan Komnas HAM,” ujarnya.

Dari penelusuran Kompas.com menggunakan kata kunci yang sama di laman Kompas.com, ditemukan setidaknya 323 artikel pemberitaan terkait disabilitas. (kompas)

Komentar

Loading...