DKPP Peringatkan Komisioner KIP Simeulu dan Rehabilitasi Komisioner KIP Pidie

Antarasidang DKPP/ilustrasi

sidang DKPP/Antara foto

Jakarta -- Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie mengimbau kepada Pengadu maupun Penyelenggara Pemilu yang sedang beperkara agar jangan menghubungi anggota majelis di luar persidangan. Terlebih saat akan menjelang pembacaan Putusan guna mempengaruhi isi Putusan.

Hal tersebut disampaikan disela-sela pembacaan sidang 6 (enam) Putusan pada Senin (13/2) pukul 14.00 WIB di Ruang Sidang DKPP, Jalan MH Thamrin No. 14. Bila ingin mempengaruhi majelis hakim, Jimly meminta Pengadu maupun Teradu memanfaatkan secara optimal di dalam persidangan. Pengadu maupun Teradu bisa berdebat, berargumentasi atau mempertahankan argumentasi dalam persidangan.

Dalam sidang itu, DKPP memutuskan memberi sanksi "peringatan" kepada Komisioner dan kasubag hukum staf KIP Simeulu, berikut nama-namanya:

1. Marzan, anggota KIP Kabupaten Simeulue
2. Juhardi Marlin, anggota KIP Kabupaten Simeulue
3. Chairuddin, anggota KIP Kabupaten Simeulue
4. Ikhramullah, anggota KIP Kabupaten Simeulue
5. Alijudin, kasubag Hukum KIP Kabupaten Simeulue
6. M. Asfrianto Ananta, staf Sekretariat KIP Kabupaten Simeulue

Selain memberi sanksi Komisioner KIP Simeulu, DKPP juga memutuskan untuk "Rehabilitasi" Komisioner KIP Pidie.Berikut nama-namanya:

1. Ridwan, ketua KIP Kabupaten Pidie Provinsi Aceh
2. T. Samsul Bahri, anggota KIP Kabupaten Pidie Provinsi Aceh
3. Mohammaddiah Adam, anggota KIP Kabupaten Pidie Provinsi Aceh
4. Heri Saputra, anggota KIP Kabupaten Pidie Provinsi Aceh
5. Muddin, anggota KIP Kabupaten Pidie Provinsi Aceh. ()

sumber : humas dkpp

Komentar

Loading...