Polresta Banda Aceh Tangkap Pasutri Pengedar Sabu

Ilustrasi sabu-sabu

Ilustrasi sabu-sabu

Banda Aceh - Terlibat pengedaran narkotika jenis sabu-sabu, pasangan suami-istri (pasutri) ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba Polresta Banda Aceh. Bersama tersangka polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 0,88 gram.

Wakapolresta Banda Aceh, AKBP Sugeng Hadi Sutrisno mengatakan, penangkapan pasutri yang berinisial YL (33) dan SD (28), di Gampong  Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh, Rabu (08/02) dinihari itu, setelah mendapat laporan dari masyarakat setempat.

“Laporan masyarakat bahwa di rumah itu sering dijadikan tempat pesta sabu, dan melakukan transaksi,” kata Wakapolresta kepada wartawan, di Mapolresta Banda Aceh, Kamis (09/02).

Dari hasil laporan masyarakat, tambahnya,  polisi langsung ke lokasi guna melakukan penggeledahan. Dalam penggerebekan pada Rabu dinihari itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti sabu 0,88 gram, dan alat isap sabu bersama dengan tersangka.

“Tersangka dan barang bukti langsung kita amankan ke Mapolresta,” kata Sugeng.

Sementara menurut pengakuan tersangka, barang haram yang diamankan polisi itu merupakan milik AI dan AS yang dititipkan kepada tersangka istri (SD) untuk dijual atau diedarkan. Namun, dalam menjalankan aksi ikut dibantu sang suami (YL).

Berdasarkan pengakuan dua tersangka tersebut, pihaknya masih melakukan pencarian terhadap pemilik barang haram itu, yakni AI dan AS.

Akibat perbuatan itu, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) Undang-undang No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun, serta denda paling sedikit Rp1 miliar dan paling banyak Rp10 miliar. (adi)