Jelang Pilkada, Pangdam IM: Masih Kondusif

00...

Banda Aceh- Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Tatang Sulaiman menerima kunjungan dari Aspam Kasad Mayjen TNI  Rudi Yulius Huliselan beserta Danpusintelad Brigjen TNI Herianto Syahputra, SIP.Msi., Waasops Kasad Brigjen TNI Eko Margiyono, M.A. di ruang Sanggamara Lounge. Kamis (02/02/17).

Adapun maksud dari kunjungan Aspam Kasad beserta rombongan adalah untuk memantau perkembangan situasi Aceh menjelang Pilkada serentak 2017.

Dalam sambutannya, Pangdam IM menyampaikan bahwa situasi kemanan di Aceh menjelang Pilkada ini pada umumnya masih kondusif. Hal tersebut dapat dilihat dari data tindakan kekerasan atau konflik yang terjadi saat menjelang pilkada jika dibandingkan dengan pilkada sebelumnya (2012).

“Alhamdulillah sampai dengan hari ini Aceh masih kondusif,” ujar Pangdam.

Situasi kemanan di wilayah Aceh memang menjadi perhatian pemerintah pusat. Hal tersebut menyusul dengan hasil point berdasarkan tingkat kerawanan wilayah yang dihimpun oleh pemerintah pusat yakni 3,28 point , yang menempatkan Aceh pada urutan ke dua daerah paling rawan di Indonesia setelah Papua, disusul oleh DKI Jakarta dan Banten. Namun, Pangdam IM menegaskan bahwa keamanan akan tercipta jika aparat kemanan dapat memenej langkah-langkah yang harus diantisipasi dengan baik.

“Persoalan keamanan adalah persoalan kita. Jika kita dapat memenej, maka keamanan akan tercipta,” tutur Pangdam.

Kegiatan kunjungan tersebut juga diisi dengan paparan tentang perkembangan situasi Aceh terkini oleh Asintel Kasdam IM serta paparan rencana gelar pasukan pengamanan Pilkada oleh Asops Kasdam IM.

Dalam penjelasannya, Asintel Kasdam IM Kol. Inf. Hendriyadi menyampaikan bahwa jka dibandingkan dengan pelaksanaan Pilkada sebelumnya-2012, angka kekerasan yang terjadi relative mengalami penurunan. Beliau menunjukkan beberapa data kekerasan yang mengalami penurunan diantaranya pengancaman, penembakan dll, disamping beberapa data juga yang mengalami kenaikan namun tidak cukup signifikan, misalnya tindakan pengrusakan.

“Data kekerasan jika dibandingkan dengan pemilu sebelumnya (2012) relative mengalami penurunan,” kata Asintel Kasdam IM.

Sementara itu, Asops Kasdam IM Kololonel Inf Bambang sujarwo dalam paparannya menegaskan bahwa pihaknya telah memiliki data wilayah-wilayah mana saja yang membutuhkan perhatian lebih terutama dalam pengerahan pasukan yang didasarkan pada klasifikasi tingkat kerawanan suatu wilayah. Tidak hanya itu, beliau juga telah mempersiapkan rencana darurat (kontijensi) dalam upaya menciptakan stabilitas kemanan di wilayah Aceh pada masa Pilkada.

“Telah kami siapkan juga rencana situasi darurat/rencana kontijensi jika terjadi keadaan yang tidak kita inginkan”, tegasnya.

Pada kesempatan itu juga, Aspam Kasad Mayjen TNI Rudi Yulius Huliselan menyampaikan keyakinannya bahwa Kodam IM dapat menjalankan tugasnya untuk menjaga situasi Aceh agar tetap damai menjelang Pilkada 2017 nanti.

“Terimakasih , paparan yang disajikan sangat lengkap. Saya yakin Kodam IM telah melakukan langkah antisipasi terhadap kejadian-kejadian yang tidak diinginkan”, ujar Aspam Kasad. (**)

Komentar

Loading...