PKK Aceh Gelar Pelatihan Hypnosis Trauma Healing di Pijay

Ist.

Ist.

Pidie Jaya - Tim Penggerak PKK Aceh menggelar Pelatihan Hypnosis Trauma Healing  bagi para guru sekolah di aula Kantor Camat Trienggadeng Pidie Jaya, Seni (30/01). Pelatihan tersebut dipandu oleh Prof. Dr. Dewi Puspaningtyas Faeni, MBA, Cht.

Ketua Penggerak PKK Provinsi Aceh, Ida Yulianti, menyebutkan gempa bumi yang melanda Aceh khususnya Pidie Jaya membutuhkan kepedulian bersama. PKK yang tersebar hingga ke tingkat gampong juga berperan untuk memberikan bantuan pada korban. Diantara bantuan yang dibutuhkan masyarakat, adalah penanganan trauma yang ditimbulkan akibat bencana.

“Harus diakui bahwa gempa bumi menyisakan trauma yang membekas khususnya bagi anak. Karena itu, sebagai bentuk kepedulian kita bersama, kita membuat pelatihan ini sehingga karakter anak tetap terjaga,” ujar Ida Yulianti.

Pelatihan yang dikhususkan bagi para guru dan psikolog yang punya tugas esensial dalam mendukung tumbuhkembangnya anak, diharapkan setelah mendapatkan pelatihan tersebut bisa menerapkan di lingkungan terdekat.

Ketua Panitia Pelatihan Hypnosis Trauma Healing Pasca Gempa bumi, Hj Samsiarni Dermawan menyebutkan, kegiatan pelatihan bagi guru konseling tersebut merupakan aksi dari kepedulian organisasi perempuan peduli Pidie Jaya.

Istri Sekda Aceh tersebut mengatakan, mereka ingin berbagi bersama untuk mengurangi beban masyarakat akibat beban secara psikologi pasca gempa.

“Setelah mengikuti pelatihan, para peserta bisa memahami bagaimana penanganan trauma bagi diri sendiri mau pun masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Trienggadeng, Ishak Ibrahim mengatakan, pelatihan trauma healing penting dilaksanakan baik bagi anak usia sekolah mau pun para ibu.  “Mereka (para korban gempabumi) masih trauma. Pelatihan ini sangat penting sebagai pengetahuan bagaimana memulihkan trauma,” ujarnya.

Ishak menyebutkan, hingga kini masih banyak masyarakat yang tinggal di tenda, sehingga otomatis penanganan trauma healing memang dibutuhkan masyarakat. Kecamatan Trienggadeng, merupakan salah satu kecamatan terparah, di mana sebanyak 37 warga menjadi korban dan 500-an lainnya harus dirawat di rumah sakit.

Mewakili warga, Ishak berterima kasih kepada pemerintah yang menaruh kepedulian besar pada bencana ini. Presiden Jokowi bahkan telah dua kali berkunjung ke lokasi pengungsian.

PKK Aceh juga menyerahkan bantuan kepada 11 PAUD dan Taman Kanak-kanak di Pidie Jaya. Bersama rombongan, Ida Yulianti menyerahkan langsung bantuan alat peraga ke PAUD al-Hikmah  Cot Lheue Rheng Kecamatan Trienggadeng Pidie Jaya.

Selanjutnya, istri Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Soedarmo, juga berkunjung ke SD Negeri Jalan Rata, Kecamatan Bandar Baru, guna meresmikannya kembali. Karena, sekolah di Gampong Blang Kreueng tersebut mengalami kerusakan parah, sehingga pemerintah harus membangun sekolah darurat di lokasi pekarangan masjid.

Dihararapkan agar proses belajar-mengajar bisa berlangsung normal meski masih berada pada sekolah darurat. “Semoga hal demikian tidak mengurangi semangat anak-anak untuk belajar dan para guru dalam mengajar meski dalam keadaan darurat,” ujar Ida Yulianti.

Pemerintah juga diharapkan,  bisa secepatnya membangun kembali sekolah-sekolah yang roboh sehingga proses belajar-mengajar bisa berangsur normal.

Selain meresmikan sekolah, Ida Yulianti bersama rombongan membawa serta bantuan buat sekolah dan sajadah untuk masjid Baitul A’la, masjid yang roboh di desa setempat. Serta menyerahkan santunan untuk anak yatim yang ada di sekolah tersebut. (adi)