Mengaku Anggota TNI Pria Ini Raup Belasan Mayam Emas dan Uang Tunai

penangkapan TNI gadungan oleh anggota Kodim Aceh Utara

penangkapan TNI gadungan oleh anggota Kodim Aceh Utara

Lhokseumawe -– Berakhir sudah aksi petualangan pemuda asal Desa Moncrang Aron, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh Utara Yusni Darma alias Herman, 31 tahun, Rabu, 25 Januari 2017, malam melakukan sejumlah penipuan di Kota Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Utara.

Pria bertubuh gempal itu diduga melakukan penipuan dengan cara mengaku sebagai anggota TNI dari Koramil Muara Batu dengan nama Herman. Akibat tindakan pelaku, korban mengalami kerugian belasan manyam emas dan sejumlah uang tunai.

Menurut Keterangan Komandan Kodim (Dandim) 0103/Aceh Utara Letkol Inf Eka Oktavian Wahyu Cahyono melalui Danramil 16/Banda Sakti Kapten Inf Said Zahlul Pasha mengatakan Setelah mengaku sebagai anggota TNI kepada para korban, pelaku memesan kue untuk ‘komandannya’ dengan dalih bahwa ada acara anaknya atau akan ada acara di Kodim.

"Kemudian, pelaku menemui korban lalu meminjam handphone seolah-olah ingin menghubungi ‘komandannya’. Selanjutnya dia membawa kabur handphone milik korban, selain itu juga ada yang diminta untuk membuka emas di tangan korban lalu dia menghilang,” jelas Said.

Pelaku di tangkap oleh anggota TNI beserta masyarakat setelah melakukan penipuan terhadap Muhammad Firdaus, umur 22 tahun, pekerjaan Mahasiswa dan Ibunya Suriati, Umur 50 tahun, pekerjaan IRT, alamat Blang Wue Panjo Kec. Blang Mangat Kota lhokseumawe dengan memesan kue seharga Rp2,5 juta. Setelah bertemu, pelaku mengajak Korban masuk ke Komplek Asrama Kodim Aceh Utara kemudian diturunkan di depan rumah Serka Ishak Lubis dan meminjam Handphone milik korban serta tidak kembali lagi.

Said menambahkan, Serka Ishak Lubis yang merasa curiga melihat orang tidak dikenal didepan rumahnya kemudian menanyakan kepada korban dan setelah korban bercerita, Serka Ishak Lubis dan Korban langsung melakukan pencarian.

“Pelaku ditemukan sedang makan bakso di Kawasan Uteun Bayi, Lhokseumawe dan ketika ditangkap hampir terjadi aksi amuk massa"

Sementara Kapolsek Banda Sakti melalui Wakapolsek Ipda Zahabi mengatakan pria itu diduga kerap melancarkan aksi penipuan dengan modus mengaku sebagai anggota TNI. Saat ini baru dua orang yang melapor telah ditipu oleh tersangka tersebut. Namun, kata dia, tidak menutup kemungkinan ada korban lainnya yang akan membuat laporan pengaduan terkait kasus penipuan dilakukan YD.

“Jumlah pelapor ada dua orang malam ini, dengan kerugian belasan mayam emas, dan ratusan ribu uang. Tersangka sudah kita amankan di Mapolsek Banda Sakti Lhokseumawe,” pungkas Zahabi.