Hujan Deras, Ratusan Hektar Sawah di Aceh Utara Terendam Banjir

Ilustrasi Analisadaily

Lhokseumawe - Hujan deras yang terjadi sejak Senin (23/01), mengakibatkan terendamnya ratusan hektar sawah petani di Gampong (desa) Paya Dua, Kecamatan Banda Baro, Aceh Utara.

Sawah tersebut terendam disebabkan saluran irigasi tidak mampu lagi menam­pung tingginya debit air hujan sehingga membenamkan ta­naman padi siap tanam.

Hingga Selasa (24/01), hamparan sawah pe­tani tampak seperti lautan. Bahkan ketinggian air mem­buat tanaman padi yang be­rada di sebagian lahan petani tidak terlihat di permukaan.

Kondisi ini menyebabkan ra­tusan pe­tani terancam ke­rugian besar, karena jika tiga hari air hujan yang meng­genangi lahan belum surut maka tanaman padi dan benih yang sudah ditabur harus disemai kembali.

Tokoh masyarakat Gam­pong Paya Dua, Muhammad Sufi mengakatan, sawah petani se­tempat sudah langganan terendam air mana­kala hujan deras. Bila memasuki musim kemarau petani juga kesulitan men­dapatkan pasokan air untuk mengairi sawah.

Dia memastikan jika hujan tidak mengguyur kembali, air yang tergenang di lahan akan cepat surut. Kendati begitu, tanaman padi dipastikan ru­sak dan harus ditanami ulang. Kalau kondisi sawah teren­dam hama keong mas kerap menyerang tanaman padi.

“Jika air sudah surut tidak bisa menjamin tanaman padi tidak rusak akibat ter­seret arus. Serangan hama keong juga mengancam bila lahan sawah terendam seperti ini,” ujarnya.

Dia mengatakan petani hanya bisa pasrah dan tidak dapat berbuat banyak untuk menyelamatkan tanaman mau­pun benih padi yang terbenam.”Kita hanya me­nunggu air surut agar dapat menyemai benih kembali,” katanya.

Mayoritas petani se­tempat sudah siap melakukan pengolahan lahan. Mereka ha­nya tengah menunggu benih padi yang sudah ditabur sampai cukup umur sebelum dipindahkan.

Disebutkan akibat lahan sawah terendam air menye­babkan para petani menga­lami kerugian karena harus ditanam kembali.

Petani mengharapkan kepada pemerintah agar dapat memberikan bantuan benih sehingga jadwal tanam yang telah diprogramkan tidak bergeser.

Sementara itu puluhan hektar lahan sawah di Desa Babah Buloh, Kecamatan Sawang juga ikut terendam air menyusul guyuran hu­jan di Aceh Utara sejak, Selasa (24/1) m­alam. Para petani setempat juga mengala­mi ke­rugian karena benih padi siap di tabur di lahan terendam dan terseret arus. (Analisadaily)