Kepada Srikandi Aceh Timur, Nektu Ajak Pilih Pemimpin Yang Merakyat

Nektu berorasi

Nektu berorasi/foto Istanjoeng

Aceh Timur -- Pasangan calon Bupati-Wakil Bupati Aceh Timur, Periode 2017-2022, Ridwan Abubakar (Nek Tu)-Tgk. Abdul Rani, sapaan akrapnya Polem, lakukan silaturahmi dengan para kaum perempuan, atau kerap disapa Srikandi, Kamis (12/01), di Desa Seuneubok Pidie, Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur.

Dalam silaturrahmi itu, ikut didampingi oleh Tgk Abdul Rani alias Polem, pada kesepatan itu, Nek Tu mengajak masyarakat Kecamatan Madat, Aceh Timur, untuk berpolitik secara sehat, pilih pemimpin yang mempu mengayomi rakyat, bukan orang yang merusak perdamaian.

“Mari kita pilih Pemimpin yang merakyat, janganlah pilih pemimpin yang menghianati rakyat, atau menzalimi rakyatnya, dan satu suara yang ibu-ibu berikan nanti pada pemilu Kada, sangatlah menentukan nasip kita sebagai rakyat Aceh Timur khususnya, dan rakyat Aceh umumnya, ” papar Nek Tu.

Dikatakan dalam orasinya, didepan ratusan Srikandi yang ada di Kecamatan Madat, dan Kecamatan tetangga di Kabupaten Aceh Timur, bahwa selama ini, kita sangat perihatin, terhadap generasi-generasi penerus, bila kita petontokan pada mereka, perbuatan yang tidak baik, maka lahirlah keburukan itu padanya kelak, seperti merusak baliho milik orang, intimidasi, dan banyak lagi hal yang buruk.

“Oleh karnanya, mari kita bersatu ukntuk menuju perubahan di Aceh Timur kedepan, jangan membenarkan kebiasaan yang buruk, tapi bisakanlah dalam kebenaran, supaya menjadi contoh untuk anak cucu kita kelak,” kata Nek Tu.

Selain itu, dalam orasinya, Nek Tu juga tidak mau berjanji, tapi insya Allah bila dirinya terpilih nanti, akan lakukan program pemerataan di segala bidang.

Sementara itu, Tgk Abdul Rani, yang kerap disapa Polem, juga meminta masyarakat jangan latah, dalam menyikapi isu-isu yang tidak jelas, sepeeti yang sedang berkembang saat ini, bahwa semua Ulama Aceh mendukung mereka.

“Itu politik murahan, mana mungkin Ulama Aceh memihak, belum ada fadwa Ulama Aceh saat ini, untuk memilih pemimpin yang tunjuk olehnya, karna Ulama Aceh bukan Ulama sekelompok orang, tapi Ulama Rakyat Aceh pada Umumnya, “ gumam Tgk. Rani, sapaan akrapnya Polem. Sembari berujar, terkait dengan pernyataan orang-orang tertentu, bahwa Nek Tu Groep Pageu, itu ada ular di dalam pagar, oleh karna itulah, Nek Tu - Polem terpanggil, atas dukungan, rakyat Aceh Timur, juga elemen sipil diantaranya Acheh Future. (joen)