Jaksa Penyidik Kejari Banda Aceh Geledah Kantor DKA dan Kantor Gubernur Aceh

Ilustrasi damkar@Aceh Portal

Ilustrasi damkar@Aceh Portal

Banda Aceh --  Jaksa penyidik dari Kejaksaan Negeri Banda Aceh, Jumat (13/1/2017) pagi melakukan penggeledahan kantor Dinas Keuangan Aceh Aceh yang beralamat di Jalan T Nyak Arif, Banda Aceh.

Penggeledahan ini dilakukan penyidik untuk melengkapi berkas kasus dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan pengadaan satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) modern untuk Kota Banda Aceh seharga Rp 17,5 miliar.

Kejari Banda Aceh telah menetapkan calon tersangka dalam kasus itu merupakan pejabat di Dinas Pendapatan dan Kekayaan Aceh (DPKA).

Mereka adalah Am selaku Kuasa Pengguna Anggaran/Pejabat Pembuat Komitmen (KPA/PPK), AR selaku Pejabat Pelaksana Teknik Kegiatan (PPTK), HDP dan AB masing-masing selaku pembuat spek dan HPS.

Dugaan kerugian awal diperkirakan mencapai Rp 3-4 miliar yang bersumber dari APBA 2014. Keempat calon tersangka melanggar Pasal 2, Pasal 3, Jo Pasal 18 Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi.

Setelah melakukan Penggeledahan di kantor DKA, jaksa penyidik yang memakai rompi bertuliskan penyidik ini memeriksa dokumen di sejumlah ruangan dan akan dilanjutkan ke Kantor Gubenrur Aceh.

Sementara pihak Kejari Banda Aceh belum memberikan keterangan resmi terkait penggeldahan ini.

"Penanganan kasus Damkar ini, Kejati Aceh telah melimpahkan kewenangan penanganan perkara kepada Kejari Banda Aceh, sehingga semua perihal tentang Damkar sudah menjadi kewenangan Kejari Banda Aceh," terang Kasipenkum Kejati Aceh Amir Hamzah saat dihubungi. (ro)