Datangi DPRA, Mahasiswa Minta Evaluasi Kebijakan Jokowi

Foto: Acehportal

Foto: Acehportal

Banda Aceh - Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Aceh peduli Indonesia (AMPI) meminta Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI supaya mengevaluasi sejumlah kebijakan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi).

Pernyataan itu disampaikan puluhan mahasiswa, saatmenggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Kamis (12/01). Dalam aksi yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB itu, mereka membawa sejumlah poster serta spanduk yang berisikan tuntutan.

Baru sekitar 50 menit kemudian, para mahasiswa yang dikawal aparat kepolisian serta petugas Satpol PP Aceh, mendapat tanggapan dari Ketua DPRA Tgk Muharuddin.

Koordinator Aksi, Akmal mengatakan, mahasiswa menggelar aksi tersebut, guna menolak semua kebijakan yang diambil oleh Presiden Jokowi pada awal 2017 ini. Dan aksi seperti itu, juga dilaksanakan serentak hampir seluruh Indonesia oleh para mahasiswa.

"Awal 2017 disambut dengan suka cita hampir semua orang, termasuk rakyat Indonesia. Nyatanya tidak diawali dengan tumbuhnya rasa cinta pemerintah terhadap rakyat," sebutnya.

Menurutnya, suka cita itu Pemerintah mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang tidak pro-rakyat, diantaranya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), tarif dasar listrik, serta kenaikan administrasi STNK dan BPKB.

"Itu sudah jelas dan fakta, Pemerintah memberikan kado pahit untuk rakyat yang telah memilihnya," ujarnya. (adi)