2016, Kujungan Kapal Pesiar ke Sabang Meningkat

kapal pesiar Foto:Acehportal.com

Sabang - Sabang yang memiliki daya tarik bagi pariwisata, karena keindahan alamnya. Membuat tingkat kunjungan kapal pesiar dari belahan dunia ke Pulau Weh itu meningkat hingga 200 persen selama 2016 dibanding 2015.

"Pada 2016 kapal pesiar yang merapat ke Sabang sebanyak 11 armada, angka ini menunjukkan peningkatan  sampai 200 persen dari 2015 yang empat armada," kata Kepala BPKS Sabang Fauzi Husen melalui Kepala Kepelabunan BPKS Sabang Zulkarnaini Abdullah di Sabang, Kamis (12/01).
Zulkarnaini secera rinci menyebutkan ke-11 kapal pesiar tersebut, delapan di antaranya berbendera Bahamas, dua Inggris dan satu lagi berbendera Bermuda.
Kapal pesiar tersebut meliputi, Siver Shadow (Bahamas), MS Caledonian Sky (Bahamas), MS. The World (Bahamas) dan MS Silver discoverer (Bahamas) masing-masing satu kali.
Lalu, Kapal pesiar Seven Seas Voyager (Bahamas) dan Hamburg (Bahamas) MS Artania (Bermuda), MS Pacific Eden (British) masing-masing dua kali.
"Jumlah wisatawan asing yang menumpangi kapal persiar itu semuanya berjumlah 5,933 orang dan 3.72 crew kapal," sebutnya,
Kunjungan kapal pesiar ke Sabang, Aceh, pada 2015 sebanyak empat armada yakni MV. Amadea, MS, Silver Wind, MS. Albatros dan MV. National Geographic Orion dan kesemuanya berbendera Bahamas.
Lebih lanjut Zulkarnain menyampaikan, sebelumnya direncanakan pada tahun 2016 ada 12 Kapal pesiar yang merapat ke Sabang, namun karena faktor cuaca buruk santu diantaranya dibatalkan.
"Semua kapal pesiar yang merapat di Dermaga BPKS Sabang wisatawannya turun dan berkunjung ke sejumlah objek wisata yang ada di seantero Pulau Weh," ujarnya.
Sebelumnya, Ketua HPI Kota Sabang, Krisnani Murnilawati menyebutkan, sebanyak 200 pemandu wisata asal Sabang siap mendampigi para wisatawan domestik dan maupun internasional yang berlibur ke Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) itu.
"Ada 200 lebih tour guide di Pulau Weh dan mereka bisa menjelaskan dengan detil lokasi wisata andalan yang dimiliki Pulau Weh, dan sebagian tour guide tersebut bisa berbahasa asing," sebut Krisnani.
Dia menjelaskan para pemandu wisata tersebut masing-masih punya keahlian tersendiri dan wisatawan yang didampigi oleh pemandu wisata tersebut bisa mengakses informasi dengan detil serta akurat.
"Kami menganjurkan setiap wisatawan yang berlibur ke Sabang didampigi driver serta tour guide yang berasal dari Sabang agar setiap informasi yang meraka dapatkan bener-benar akurat," katanya.
Ada pun objek wisata andalan yang dimiliki pulau paling ujung barat Indoensia meliputi, wisata bahari (Snorkling/Diving), wisata heritage serta wisata sejarah.
Selain itu juga, Pulau Weh yang dikelilingi Selat Malaka dan Samudera Hindia menyungguhkan pesona alam yang bagus (daratan dan dasar laut), kesemua objek ini layak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. (Antara Aceh)