Seorang Napi Meninggal di Rutan Singkil, Warga Emosi

ilustrasi tewas-meninggal

SingkilRatusan warga Sukadamai, Kecamatan Singkil yang tersulut emosi nyaris mendatangi Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Singkil. Pasalnya, Paaja (22) warga kampung mereka yang di­ta­han di rutan terse­but meninggal dunia tanpa diketahui pe­nyebabnya, Selasa (10/1).

Warga beserta keluarga Paaja yang ditahan karena kasus pen­­cabulan sebelum­nya tidak ada pemberitahuan dari pihak rutan. Namun tiba tiba jenazah Paaja sudah diantar oleh petugas rutan ke rumah keluarganya. Kedatangan jenazah tanpa diketa­hui sebelumnya sakit, itu tiba-tiba menyulut emosi warga be­serta keluarganya.

Ratusan warga kemudian berkerumun hingga hingga ke badan jalan saat petugas Rutan Cabang Singkil mengantarkan Paaja jenazah ke rumah duka.

Untung saja dalam kondisi yang memanas tersebut dengan cepat pihak kepolisin dari Polsek Singkil dan Singkil Utara da­­tang ke lokasi. Petugas kepolisian berhasil menenangkan warga sehingga upaya melampiaskan kemarahan menggeruduk rutan oleh warga urung dilakukan.

Menurut Hasan Nandeh orang tua Paàja, pihaknya sebe­lumnya mendapat telepon dari rutan bahwa anaknya dalam ke­­adaan sakit. Berselang setengah jam kemudian, mereka dite­lepon lagi mengabarkan anak­nya sudah meninggal yang penye­babnya tidak diketahui.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian, melalui Waka­polsek Singkil, Ipda Abd Mali, yang datang menenangkan war­ga me­ngatakan, pihaknya siap memfasilitasi jika keluarga ingin mengetahui penyebab pasti meninggalnya Paaja. Dia meminta warga te­nang dan jangan terpancibg emosi sehingga melakukan hal yang menyalahi hukum. (analisadaily)