Debat Kandidat Calon Bupati Pidie Ditunda

Foto: Acehportal

Foto: Acehportal

Sigli – Komisi Independen Pemilihan (KIP) Pidie harus menunda debat kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten itu. Karena para pendukung salah satu pasangan calon (paslon) kandidat tidak membuka atribut mereka.

Sebelum ditundanya debat kandidat yang digelar di Grand Blang Asan Hotel, Selasa (10/01) itu, paslon Roni Ahmad - Fadhlullah TM Daud, memilih walk out dari ruangan, karena tidak bersedia membuka atribut.

Padahal, Ketua KIP Pidie Ridwan, sudah meminta semua atribut yang berbau kandidat, seperti peci merah, peci hitam supaya membukanya agar acara debat kandidat dapat langsung dibuka.

"Kami mohon sesuai dengan kesepakatan bersama beberapa waktu yang lalu, semua atribut seperti peci merah dan peci hitam dibuka, kecuali para kandidat," ujar Ridwan.

Namun, pihak tim kandidat Roni Ahmad - Fadhlullah tidak bersedia membukanya. Dan mereka pun lebih memilih keluar dari ruangan debat tersebut.

Setelah beberapa saat ditunggu, akhirnya Ketua KIP Pidie mengumumkan dan menunda acara debat kandidat yang jadwalnya akan diatur kembali setelah kondisinya kondusif.

Berdasarkan aturan tidak membolehkan memakai para pendukung mengenakan atribut saat debat kandidat.

Sementara itu, kuasa hukum  dan juga tim pemenangan paslon Bupati nomor urut dua itu, T Muharramsyah SH mengatakan, akan melaporkan KIP dan Pengawas Pemilihan (Panwaslih) setempat, karena mempermasalahkan para kandidat mengenakan atribut mereka.  Padahal rapat di kantor KIP beberapa waktu lalu dipermasalahkan menggunakan kopiah merah tersebut.

"Ada apa dengan kopiah merah dipersalahkan, bahkan dianggap atribut kampanye. Padahal saat rapat di kantor KIP beberapa waktu yang lalu dengan paslon lain juga Panwaslih tidak ada kesepakatan kopiah merah," ungkapnya. (aju)