19 Januari, 1.900 Personil Brimob Dikirim ke Aceh

Dokumentasi: Polisi anti huru hara melepaskan tembakan gas air mata ke arah masa yang anarkis karena tidak puas dengan hasil pemilukada saat simulasi di stadion hadimurthala, Banda Aceh, Kamis (27/8). Situasi politik dan keamanan di Aceh yang berbeda dibanding dengan propinsi lain di Indonesia, menuntut aparat kepolisian meningkatkan kemampuan dan kesiagaan dalam pengamanan pemilukada serentak. (ANTARA Aceh/Ampelsa)

ANTARA Aceh

Banda Aceh - Untuk mengamankan Pilkada di Aceh yang akan diselenggarakan serentak 15 Februari mendatang, Mabes Polri akan mendatangkan petugas tambahan sebanyak 1900 personil Brimob.

Hal itu dikatakan Kepala Biro Operasi Polda Aceh, Kombes Pol Guntur Widodo,  saat  acara silaturrahmi KIP dengan seluruh pasangan calon gubernur – wakil gubernur di Restoran Pendapa Gubernur Aceh, Selasa (10/01).

Saat ini, jelas Guntur, sudah ada tambahan 646 personil Brigade Mobil (Brimob) yang akan membantu mengamankan Pilkada di seluruh Aceh. tugas pertama mereka adalah membantu penanganan gempa Pidie Jaya.

“Mabes (Polri) akan mengirimkan tambahan personil untuk mengamankan pelaksanaan pilkada nanti sebanyak 1900 personil. Mereka akan dikirim ke Aceh 19 Januari nanti,” ujar Guntur.

Polda Aceh saat ini, telah menyusun rencana pengaman dari setiap kegiatan yang telah direncanakan oleh KIP Aceh selaku penyelenggara Pilkada.

Sementara itu, Pangdam Iskandar Muda, Tatang Sulaiman mengatakan paska-pencoblosan merupakan waktu krusial, yang punya potensi terjadi berbagai pelanggaran.

Untuk itu, sebulan jelang pemilihan, Pangdam mengimbau agar para calon bisa memberikan pemahaman kepada pendukungnya untuk  mengikuti tahapan politik secara adil dan bermartabat.

“Saya berharap kampanye berjalan aman. Mohon dukungan dan kerjasama yang baik sehingga kita akan mampu menyelenggarakan pilkada yang baik, aman dan damai,” pugkas Pangdam IM. (adi)