Kabur Jelang Tahun Baru, 11 Tahanan Polsek Medan Ditangkap di Aceh

Ilustrasi

ilustrasi ditangkap Foto:detik.com

Medan - Tahanan Polsek Percut Sei Tuan, Medan yang kabur dari Rumah Tahanan (Rutan) saat menjelang pergantian tahun 2017, ditangkap timsus Polrestabes di kawasan Aceh. Hingga hari ini, sudah 11 tahanan yang berhasil ditangkap kembali.

Buronan yang terakhir ditangkap yakni, Yui Sanjaya alias Bolang (31), warga Jalan Pipit IV No 28 Perumnas Mandala. Tahanan kasus pencurian ini, berhasil dibekuk petugas di Jalan Nasional Meulaboh Tapaktuan, Desa Simpang Peute, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho mengatakan Yudi Sanjaya berhasil diamankan kemarin malam. Yudi dibekuk dari tempat persembunyiannya di salah satu kamar kos penjagaan Telkomsel daerah Aceh.

"Tersangka merupakan DPO pelarian tahanan dari Polsek Percut Seituan dan juga pernah melarikan diri dari Rutan Tanjung Gusta pada pada 2013,” kata Sandi, Senin (9/1).

Menurutnya, pihaknya tinggal selangkah lagi menuntaskan kaburnya 12 tahanan dari RTP Polsek Percut Seituan. Satu tahanan yang belum berhasil ditangkap kembali yakni Kasima Handyani, seorang perempuan.

“Sejauh ini, sudah sebelas tahanan yang kabur berhasil kita bekuk dari pelariannya. Tinggal seorang lagi tersangka wanita yakni, Kasima Handayani warga Jalan Selamat Ketaren, Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Seituan, yang masih buron,” ujarnya.

"Menghimbau kepada keluarganya sudah, tapi kita kan belum tau semua keluarganya dan temannya dimana saja, tapi nanti kalau enggak ada uang dan rindu keluarga, pasti si Kasima itu balik ke rumahnya," tandas Sandi.

Seperti diketahui, 12 tahanan Polsek Percut Seituan, berhasil melarikan diri setelah menggergaji besi ventilasi yang terdapat di dalam sel tahanan. Setelah itu, para tahanan kabur dengan melompat ke rumah warga yang berada berdampingan dengan sel tahanan Polsek Percut Seituan.

Akibat kaburnya para tahanan tersebut membuat Kapolsek Percut Seituan, Kompol Lesman Zendrato dicopot dari jabatan karena dinilai gagal melakukan pengawasan terhadap kinerja anggotanya.

Berikut ini nama 11 tersangka yang sudah ditangkap yakni, Agus Ramadani, warga Jalan Seser, Kelurahan Sidorejo, Medan; Novi Andri Syahputra, warga Jalan Antariksa Belakang Kompleks Paskha; Mhd Fadil Lubis, warga Jalan Baru Gang Pekantan; Abdul Imam Akbar, warga Jalan Bersama Gang Karya, Kelurahan Banten;

Kemudian Abdi Lubis, warga Jalan Balai Utama, Gang Pisang Tembung; Dika Andrian, warga Jalan Bersama, Gang Amal; Aprianto alias Black, warga Jalan Perhubungan, Dusun 1 Desa Bandar Setia; M Aldi Reza, warga Jalan Setia Budi Tanjung Sari, Gang Cempaka, Kelurahan Selayang.

Selanjutnya M Tahir Nusution, warga Jalan Tetda Sujono, Gang Kasih, Kelurahan Bandar Selamat; Andes Sianturi, warga Jalan Lima, Kelurahan Bulau Brayan dan Yudi Sanjaya alias Bolang warga Jalan Pipit IV No 28 Perumnas Mandala. (okezone)