Donald Trump Menang Pilpres, Diduga Keterlibatan Presiden Putin

Donald Trump (Foto: REUTERS/Jim Bourg/File Photo)

Donald Trump (Foto: REUTERS/Jim Bourg/File Photo)

Jakarta - Terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat pada akhir tahun lalu, diduga ada keterlibatan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam memberikan bantuan. Berdasarkan sebuah laporan intelijen AS, Putin diduga memerintahkan bantuan kampanye untuk Trump dengan bertujuan memengaruhi hasil pilpres.

Trump mengelak tudingan adanya intervensi Rusia dalam kemenangannya. Dia meyakini hasil pilpres AS tidak terpengaruh hal itu.

“Kami menduga Presiden Vladimir Putin memerintahkan (timnya) untuk melakukan kampanye berpengaruh di 2016 terkait dengan pilpres AS,” seperti dikutip dari laporan intelijen, dilansir dari BBC, Sabtu (07/01).

Adapun tujuan Rusia adalah untuk merusak keyakinan publik AS terhadap proses demokrasi yang kemudian memperburuk citra lawan Trump, Hillary Clinton, dan bermaksud menurunkan elektabilitasnya sebagai kandidat potensial presiden AS.

Sebanyak 25 halaman dokumen laporan intelijen ini telah dipresentasikan kepada Presiden Barack Obama pada Kamis lalu dan kepadaTrump Jumat kemarin. Namun, dokumen itu tidak mencantumkan bukti detail peran Putin.

Pihak AS sebelumnya telah lebih dulu menuding pemerintahan Kremlin berada di balik jatuhnya suara Partai Demokrat dan merugikan kandidat, Hillary Clinton, dalam pilpres AS. Agen intelijen AS sangat meyakini adanya peran militer intelijen Rusia. Tapi, pemerintah Rusia membantah mencoba mempengaruhi dan ikut campur dalam pilpres AS. (tempo.co)