PT. Semen Tonasa Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa Aceh

Direksi dan Karyawan PT. Semen Tonasa, Selasa (03/01/2016) pagi menyerahkan bantuan senilai Rp. 630 juta kepada korban gempa di Kabupaten Pidie Jaya.(acehportal/rajudin)

Direksi dan Karyawan PT. Semen Tonasa, Selasa (03/01/2016) pagi menyerahkan bantuan senilai Rp. 630 juta kepada korban gempa di Kabupaten Pidie Jaya.(acehportal/rajudin)

Sigli - PT. Semen Tonasa, Selasa (03/01/2016) pagi menyerahkan bantuan senilai Rp. 630 juta kepada korban gempa di Kabupaten Pidie Jaya.

Penyerahan bantuan itu dilakukan langsung oleh Kepala Departemen (Kadep) Sekretaris Perusahaan (Sekper), Arifin kepada Koordinator lapangan PT. Semen Indonesia Aceh (SIA), Tarmizi di Gampong Baro, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan itu, Perwakilan karyawan, Ketua Serikat Karyawan Semen Tonasa (SKST), Harry Kurniawan, dan Humas SIA, Marjoni.

“Bantuan sebesar Rp. 630 juta itu berbentuk pemberdayaan masyarakat dan pendampingan,”ujar Kepala Departemen Sekper, Arifin.

Ia menyatakan, bantuan berbentuk pemberdayaan itu untuk memperbaiki perekonomian masyarakar korban gempa, khususnya korban di wilayah pesisir pantai.

Arifin juga mengatakan, bahwa bantuan tersebut bukan dari perusahaan, melainkan langsung dari bantuan Direksi dan para karyawan/karyawati PT. Semen Tonasa.

Pada saat terjadi gempa beberapa waktu lalu, katanya, pihaknya juga telah memberikan bantuan sejumlah Rp.326 juta dalam bentuk tenaga medis obat-obatan dan perangkat medis. “Sekarang kami berikan lagi Rp. 303 juta kepada korban gempa melalui SIA guna pemberdayaan ekonomi masyarakat,”ungkapnya.

“Ini bukan dari Perusahaan, tapi dari bantuan direksi dan para karyawan. Karena kami yakin warga Aceh sama seperti kami warga timur, sama-sama Indonesia, dan harus saling membantu,”paparnya.

Untuk itu, bantuan kali ini diberikan lebih kepada pada  pemulihan ekonomi micro, khususnya di wilayah pesisir, itu dilakukan setelah berkoordinasi dengan Group PT. Semen Indonesia di Aceh, yaitu PT. SIA.

“Oleh karena itu, kami berharap bantuan ini tepat sasaran, sehingga korban gempa dapat kembali berdikari,”kata Arifin.

Sementara itu, Koordinator PT. SIA, Tarmidzi mengatakan, pihaknya membantu warga dengan pemulihan ekonomi karena Pemkab Pidie Jaya sedang berkosentrasi pada pemulihan infrastruktur.

Ia menjelaskan, ada tiga titik fokus pengembangan yang akan dilakukan dari dana bantuan tersebut yakni pemberdayaan dapur garam lancang, budidaya tambak di Kecamatan Bandar Baru dan rumah pengelolaan ikan di Kecamatan Pante Raja.

“Bantuan yang diberikan bukan bentuk cash atau tunai, tetapi dalam bentuk barang dan pendampingian sampai penerima bantuan dapat berdikari sendiri,”terangnya.

Bahkan, tambahnya, pihaknya akan melaksanakan pogram tersebut sampai waktu enam bulan kedepan dan fokus pada korban yang mata pencahariannya hilang saat terjadi gempa.(aju)

Komentar

Loading...