Ke Sabang, Wisatawan Lebih Memilih Penginapan di Lepas Pantai

foto : istimewa

foto : istimewa

Sabang - Para wisatawan domestik maupun mancanegara yang berlibur ke Sabang, lebih memilih penginapan di lepas pantai, dibandingkan dekat dengan perkotaan.

"Kita carinya penginapan di lepas pantai mas, kalau di kota mah sudah biasa," kata wisatawan yang mengaku dari Ibu Kota Jakarta Hendro di Sabang, kemarin.
Ia mengakui, sebelumnya belum pernah liburan ke Sabang dan ia banyak tahu tentang Sabang dari hasil "brossing" di google dan baca-baca di media sosial.
"Udaranya masih asri dan view-nya juga bagus," ujarnya.
Bentangan pasir putih di putih di pantai Sumur Tiga yang menghadap langsung ke Selat Malaka tentu mengundang decak kagum para wisatawan yang menghabiskan masa liburnya pantai tersebut.
Selain itu, beningnya air laut di pantai Sumur Tiga tampak jelas sampai kedasar laut, wisatawan yang melakukan aktifitas snorkling maupun diving bisa menyaksikan langsung berbagai jenis ikan hias serta terumbu karang di kedalaman 3 sampai 10 meter.
"Pantainya bagus, air lautnya pun bersih," akui wisawan dari Banda Aceh Sofi.
Lalu lalang kapal-kapal cargo yang melintasi jalur pelayaran internasional (Selat Malaka) itu menambah daya tarik tersendiri, pasalnya kapal cargo yang berukuran besar tersebut tampak jelas di bibir pantai Sumur Tiga.
"Itu kapalnya besar sekali mau kemana ya," tanya wisatawan tadi kepada temannya.
Kota Madya Sabang terdiri dari lima pulau meliputi, Pulau Weh, Klah, Seulako, Rubiah dan Rondo.
Palau paling ujung barat Indonesia ini juga telah ditetapkan oleh pemerintah pusat pada tahun 2008 silam sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Ada pun objek wisata unggulan di Sabang di antaranya wisata bahari (diving dan snorkling), lalu objek lainnya yang menjadi incaran wisatawan lokal maupun wisatawan asing adalah heritage. (Antara Aceh)