Polres Aceh Tamiang Bekuk Agen Ganja

Kualasimpang, (Analisa). Personel gabungan Satres Nakoba Polres Aceh Tamiang dan Polsek Karang Baru me­ringkus pemilik ganja dari dua lokasi berbeda, di Dusun Lestari, Desa Suka Jadi; dan Desa Bundar, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang, Selasa (23/8) sekira pukul 14.30 WIB.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Yoga Pra­setyo SIK, melalui Kasatres Narkoba, Ipda M Nazir membenarkan penangkapan agen ganja tersebut.

“Personel gabungan telah mengamankan se­orang laki-laki, HAU (50), penduduk Suka Jadi, Karang Baru, sebagai tersangka penya­lahgunaan ganja. Dari pelaku ditemukan ba­rang bukti ganja kering seberat lebih ku­rang 350 gram,” terangnya, Selasa (23/8).

Polisi kemudian memburu pelaku lainnya yang terlibat dengan kepe­milikan ba­ra­ng haram tersebut dengan melakukan pe­ngem­bang­an pemeriksaan terhadap tersangka HAU.

Dari hasil pengembangan, beberapa jam kemudian, personel Intelkam Polsek Karang Baru menciduk, Ar (39), warga Dusun Bahagia Desa Bundar, Karang Baru.

Dari tangan Ar petugas menyita sembilan bungkus ganja kering seberat 9 kg serta 20 paket besar ganja siap edar seberat 1,5 kg. “Saat ini pelaku beserta barang bukti telah kita amankan di Ma­polsek Karang Baru untuk menjalani proses hukum,” pungkasnya.

Togel

Sementara, tiga pelaku judi toto gelap (togel) diamankan personel Satreskrim Pol­res Aceh Tamiang dalam penggerebekan di Desa Alur Cucur, Kecamatan Rantau, Senin (22/8) malam.

Tersangka masing-masing ME (52) tersangka juru tulis dan agen. Sementara, Aj (61) dan FDN (48), adalah tersangka pembeli.

Saat ditangkap sekitar pukul 21.30 WIB, mereka sedang mela­kukan perekapan nomor judi togel di desa tersebut. Saat dige­rebek ketiga laki-laki paruh baya tersebut tidak berkutik.

Kapolres AKBP Yoga Prasetyo diwaki­li Kasat Reskrim Iptu Ferdian Chandra SSos, Selasa (23/8) mengatakan, selain me­ngaman­kan tiga tersangka, pihaknya turut me­nyita sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp215 ribu, buku tafsir mimpi, kertas catatan rekap nomor togel, kalkulator, pulpen, ponsel dan buku catatan.

Saat ini para tersangka dan barang bukti peralatan judi togel sudah diamankan di Ma­polres Aceh Tamiang guna penyidikan dan pengembangan lebih lanjut.

Lebih lanjut pihaknya mengimbau ma­syarakat agar jangan ber­main segala bentuk perjudian karena terhadap pelaku perjudian selain dihukum cambuk juga dapat dipidana penjara sebagaimana diatur dalam Qanun (Perda) Aceh No 6/2014 tentang Hukum Jinayah. “Dalam proses penyidikan di Polres pelaku juga dapat ditahan se­suai Qanun No 7/2013 tentang hukum Aca­ra Jinayat,” ingatnya. (Analisa)

Komentar

Loading...