3 Terdakwa Pembakaran Ba­rak PT Fajar Baizuri Divonis Penjara

Ilustrasi kebakaran (Foto: Edi Wahyono)

Meulaboh, (Acehportal) - Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh, Aceh Barat, Senin (22/8) mem­be­baskan Musilan, warga Cot Mee, Nagan Raya, terdakwa terkait pembakaran ba­rak milik PT Fajar Baizuri. Sedangkan tiga terdakwa lainnya, Khaidir, Julinaidi dan Asubki ma­sing masing divonis tiga sampai enam bulan kurungan penjara.

Musilan divonis bebas karena berda­sarkan fakta-fakta yang terungkap di persi­dangan, sejak awal tidak bersalah.

Penaehat Hukum dari LBH Banda Aceh Pos Meulaboh, Chandra Darusman SH MH, kepada wartawan, Selasa (23/8), me­nga­takan, seharusnya keempat terdakwa di­vonis bebas karena berdasarkan ke­terangan saksi dan bukti yang diungkap di persi­dangan mereka tidak terbukti bersalah.

Menurutnya, vonis bebas terhadap Mu­silan yang sebelumnya dituduh melaku­kan tindak pidana, memperlihatkan pene­gak hu­kum tidak melakukan proses hukum yang adil dan utuh.

“Hal ini dibuktikan para penegak hukum melakukan proses hukum tidak adil terha­dap warga. Setelah ditangkap dan kemu­dian dipenjara warga yang tidak bersalah akhirnya divonis bebas,” katanya.

Dia menambahkan, penasehat hukum dari LBH tetap menghargai atas keputusan majelis hakim walaupun diyakini tiga dari mereka tidak bersalah.

“Kita hargai apapun keputusan majelis hakim, tapi kami setelah berkonsultasi dengan tiga terdakwa yang divonis bersalah akan kami analisa kembali dan mengajukan banding,” ujarnya.(Analisa)

Komentar

Loading...