Belum Jelas Pemberian Amnesti Kepada Anggota Din Minimi

Kelompok Din Minimi Foto:Acehportal.com

Lhoksukon, (Acehportal) -  Sebanyak 11 orang anggota Din Minimi (DM) yang ada di Rumah Tahanan (Rutan) Cabang Lhoksukon, hingga saat ini diketahui belum ada kejelasan terkait pemberian amnesti dari Presiden RI.

“Kita belum menerima surat akan diberi­kannya amnesti ke­pada 11 anggota DM yang ada di Rutan ini, tapi setahu saya me­lalui pem­beritaan media, anggota DM akan dibe­rikan am­nes­ti,“ kata Kepala Rutan Cabang Lhok­sukon, Effendi kepada Analisa, Rabu (27/7).

Dikatakan, belum lama ini, anggota DM, Jalfani alias Tgk Plang (44), bersama 18 ta­ha­nan lainnya dipindahkan dari Rutan Lhok­sukon, Aceh Utara, ke Lapas Kelas IIA, Aceh Besar.

“Tgk Plang kita pindahkan ke Rutan Kaj­hu atas permintaan pihak keluarga. Pihak ke­luarga memohon dipindahkan Tgk Plang ke Rutan Kajhu untuk memudahkan mengun­jungi dan sekaligus berobat. Karena bagian kaki Tgk Plang yang terkena tembakan masih sakit,” terang Effendi,

Karena melebihi kapasitas, ujarnya, Rutan Lhoksukon, Aceh Utara telah memindahkan 50 napi yang d tahan di Rutan itu. Mereka dipindahkan ke Lapas Lhokseumawe, Rutan Langsa,  dan ke Lapas Banda Aceh.

Setelah 50 napi dipindahkan, kondisi Ru­tan ini tetap saja masih over kapasitas meski terjadi sedikit longgar. Saat ini, sisa napi dan tahanan di Rutan itu sebanyak 261 orang dan 12 di antaranya wanita.

“Rutan Lhoksukon sudah tak cukup lagi daya tampungnya, mereka yang dipindahkan terdiri kasus narkotika dan kasus kriminal umum.” jelasnya. (analisadaily)

Komentar

Loading...