Pangdam IM Bersama Dirjen Tanaman Pangan Panen Raya Jagung Hibrida

Acehportal/panen raya jagung hibrida

Acehportal/panen raya jagung hibrida
Acehportal/panen raya jagung hibrida

Pidie Jaya (Acehportal)- Panglima Kodam Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Rudy l Polandi bersama Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Dr Ir Hasim Sembiring didampingi staf khusus Menteri Kementerian Pertanian memanen jagung hibrida di atas lahan seluas 500 ha, di Desa Drien Bungong Kec, Bandar Dua Pidie Jaya, Selasa (26/7/2016).

Panglima Kodam Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Rudy l Polandi di lokasi panen jagung mengatakan, panen jagung  di atas lahan 500 hektar ini merupakan panen raya pertama hasil kerjasama masyarakat dan TNI untuk jenis jagung hibrida di wilayah Pidie Jaya.

Pangdam IM berharap Pidie Jaya bisa menjadi lumbung pangan untuk wilayah Aceh untuk tanaman padi dan jagung. Ia juga meminta petani benar-benar menjaga kelestarian alam sebagai warisan generasi Aceh ke depan. "Di samping kekayaan alam berupa minyak dan gas, Aceh juga memiliki hasil pertanian yang melimpah," ujar panglima.

Mayjen TNI Rudy l Polandi juga menginstruksikan kepada jajaran Prajurit TNI terutama babinsa untuk bekerja keras membantu petani dalam menyukseskan ketahanan swasembada pangan  Nasional.  Lanjut Pangdam, sejalan dengan Instruksi Presiden RI tentang peningkatan ketahanan pangan nasional di daerah,TNI Angkatan Darat dari Kodam Iskandar Muda siap menjalankan program pemerintah mewujudkan swasembada pangan di Provinsi Aceh.

Acehportal
Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Dr Ir Hasim Sembiring menyebutkan, Menteri Pertanian sangat mengapresiasi upaya TNI bersama masyarakat bekerjasama menanam jagung dalam rangka menuju kedaulatan pangan.

Hasim menjelaskan, saat ini harga jagung telah meningkat dari tahun-tahun lalu mencapai Rp4000 sampai dengan Rp5.000/Kg, hal itu sebut Hasim karena Menteri Pertanian telah mengurangi impor jagung, sehingga meningkatkan harga jagung di dalam negeri.

"Menteri Pertanian juga mempunyai cita-cita pada tahun 2017/2018 tidak lagi ada impor jagung, supaya petani bergairah menanam jagung, kalau petani bergairah menanam jagung maka pertumbuhan ekonominya tambah bagus dan kesejahteraan masyarakat juga meningkat," terang Dirjen. (ro)

Komentar

Loading...