Banda Aceh Raih Adipura, Tiga Petugas Kebersihan Diberangkatkan Umrah

tiga-petugas-kebersihan-diberangkatkan-umrah_analisadaily

Banda Aceh, (Acehportal) - Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh memberangkatkan tiga petugas kebersihan (pasukan oranye) untuk menunaikan ibadah umrah ke tanah suci Mekkah. Kebijakan ini diambil atas keberhasilan ibukota Provinsi Aceh itu meraih Adipura Kirana.

Walikota Illiza Sa’aduddin Djamal mengatakan, ini bentuk penghargaan dan apresiasi kepada para petugas kebersihan DK3 Kota Banda Aceh. Piala Adipura Kirana tahun 2016 yang baru saja diraih, tidak terlepas dari kerja keras pasukan Oranye dan warga Kota Banda Aceh.

“Sebagai bonus, saya akan berangkatkan tiga petugas kebersihan untuk melaksanakan ibadah umrah ke Tanah Suci,” ujar Illiza saat membawa pulang Piala Adipura Kirana tahun 2016 di balaikota.

Hanya saja, siapa saja orang yang akan diberangkatkan untuk umrah tersebut, menurut Illiza, pihaknya akan membentuk tim yang akan menilai tiga petugas kebersihan terbaik yang akan mendapatkan hadiah umrah.

Terkait dengan kesejahteraan pasukan Oranye, Illiza belum bisa menjanjikan akan menaikkan gaji mereka. Namun dirinya mengaku akan melakukan kajian bersama dinas keuangan terkait kemungkinan menaikkan gaji para petugas kebersihan yang saat ini tercatat sebagai THL (Tenaga Harian Lepas) di Dinas Kebersihan dan Keindahan Kota (DK3) Banda Aceh.

“Yang pasti hadiah umrah diberikan kepada tiga petugas kebersihan terbaik. Soal kenaikan gaji akan kita lihat dulu kondisi keuangan daerah, kalau memungkinkan akan kita ajukan kenaikannya,” kata Illiza.

Sebagaimana diketahui, tahun 2016 Kota Banda Aceh berhasil meraih Piala Adipura Kirana, penghargaan tertinggi terhadap pengelolaan lingkungan hidup yang telah berhasil mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi.

Pada tahun 2016, Piala Adipura tidak lagi dua kategori (Adipura biasa dan Adipura Kencana), tetapi dikelompokkan dalam tiga kategori, yakni Adipura Buana, Adipura Kirana, dan Adipura Paripurna.

Adipura Buana, merupakan suatu kategori penilaian untuk kota-kota yang layak huni (livable city), sedangkan Adipura Kirana untuk kota-kota yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui trade, tourism dan investasi berbasis pengelolaan lingkungan hidup (attractive city). Sementara Adipura Paripurna merupakan bentuk penghargaan terhadap kota-kota yang mampu memberikan kinerja terbaik untuk dua kategori sekaligus, yaitu Adipura Buana dan Adipura Kirana.

Ketua DPRK Banda Aceh, Arief Fadillah ikut memuji dan mengapresiasi strategi Illiza dalam menciptakan Banda Aceh bersih dan nyaman, yang kemudian berujung pada prestasi meraih Adipura Kirana tahun 2016.

“Saya salut dengan strategi walikota, padahal kita tahu tahun lalu Piala Adipura hilang dari genggaman. Ternyata Ibu Illiza sedang mengambil ancang-ancang untuk lompatan yang lebih jauh hingga mendapatkan Adipura lagi. Ka Kupateh (Sudah Ku Akui),” ungkap Arief disambut tepuk tangan para anggota DPRK, komunitas pecinta lingkungan, kepala SKPD dan para petugas kebersihan yang juga menyambut Illiza di balaikota.

Dalam kesempatan tersebut, Arief Fadillah juga memberikan apresiasi kepada petugas kebersihan yang telah bekerja keras setiap harinya, mulai subuh hingga tengah malam membersihkan Kota Banda Aceh. Diharapkan Piala Adipura ini terus bisa dipertahankan.

“Kepada instansi terkait juga layak kita berikan apresiasi. Kalau prestasi ini berhasil kita pertahankan, Banda Aceh akan selalu menjadi yang terbaik di tingkat nasional,” ujar politikus Partai Demokrat ini. (analisadaily)

Komentar

Loading...