Turki Adili 99 Jenderal Militer yang Terlibat Kudeta Gagal

Pasukan militer blokade jalan di Ibu Kota Turki/twitter

Pasukan militer blokade jalan di Ibu Kota Turki/twitter
Pasukan militer blokade jalan di Ibu Kota Turki/twitter

Ankara, (Acehportal) - Otoritas Turki secara resmi mendakwa dan mengadili 99 jenderal militer yang terlibat percobaan kudeta yang gagal pada Jumat (15/7). Para jenderal itu termasuk dalam 6 ribu personel militer dan hakim yang ditangkap dalam operasi penangkapan massal sejak akhir pekan lalu.

Disampaikan dua pejabat Turki, seperti dilansir Reuters, Rabu (20/7/2016), sekitar 14 jenderal lainnya, yang juga ditangkap dalam operasi itu, masih tetap dalam penahanan. Total ada 360 jenderal militer yang ditahan terkait percobaan kudeta itu.

Tidak dijelaskan lebih lanjut soal dakwaan yang dijeratkan kepada para jenderal militer itu, termasuk identitas mereka. Namun sebelumnya dilaporkan bahwa komandan Angkatan Udara Turki tahun, Akin Ozturk, masuk dalam daftar orang yang ditahan.

Otoritas Turki melancarkan operasi 'pembersihan' dalam seluruh sektor, mulai dari militer, kepolisian, pemerintahan hingga sektor pendidikan. Operasi itu difokuskan pada pendukung gerakan yang dipimpin ulama terkenal Fethullah Gulen, yang diyakini Turki sebagai dalang di balik percobaan kudeta, pekan lalu.

Sekitar 100 pejabat intelijen Turki diskorsing. Demikian juga sekitar lebih dari 15 ribu pegawai pada Kementerian Pendidikan Turki yang juga diskorsing. Kementerian Pendidikan menyebut mereka yang diskorsing dicurigai terkait Organisasi Teroris Fethullah (FETO).

"Sebanyak 15.200 pegawai negeri diskorsing dan penyelidikan terhadap mereka tengah dilakukan," demikian pernyataan Kementerian Pendidikan Turki.

Sedangkan 492 pegawai pada Direktorat Urusan Agama, kemudian juga 257 pegawai pada kantor Perdana Menteri Turki, serta 300 pegawai pada Kementerian Energi Turki dinonaktifkan dari jabatannya. Disampaikan sejumlah pejabat Turki, bahwa sejauh ini sedikitnya 50 ribu tentara, polisi, hakim, pegawai negeri dan guru ditindak tegas terkait percobaan kudeta.

Selain skorsing dan penonaktifan, larangan terbang untuk sementara juga diberlakukan untuk para akademisi Turki. Disampaikan pejabat pemerintahan Turki yang enggan disebut namanya, beberapa orang dalam sejumlah universitas Turki dicurigai terlibat faksi militer yang melakukan percobaan kudeta.

Dewan Tinggi Pendidikan Turki, seperti dilaporkan televisi nasional TRT, menetapkan larangan bagi seluruh akademisi Turki untuk bepergian ke luar negeri. Larangan ini disebut hanya berlaku sementara, tanpa menyebut sampai kapan masa berlakunya.

TRT juga melaporkan bahwa otoritas Universitas Istanbul telah mencopot 95 akademisi dari jabatan mereka. Sedangkan izin mengajar sebanyak 21 ribu guru di berbagai institusi pendidikan swasta di Turki dicabut, karena orang-orang tersebut dicurigai menjadi pendukung Gulen.(detik)

Komentar

Loading...