Pangkalan Militer Mali Diserbu, 17 Orang Tewas

Foto: BBC World

Foto: BBC World
Foto: BBC World

Nampala, (Acehportal) - Rapat darurat bidang keamanan melibatkan Presiden Ibrahim Boubacar Keita keamanan dengan perdana menteri, menteri pertahanan dan panglima angkatan bersenjata.

Setidaknya 17 tentara tewas dan 30 terluka dalam serangan di sebuah pangkalan militer di Mali, kata para pejabat Mali.

Orang-orang bersenjata berat itu juga membakar sebagian pangkalan militer di kota Nampala itu.

Dua kelompok yang berbeda telah mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Segera setelah mengetahui kejadian ini, Presiden Ibrahim Boubacar Keita segra melakukan rapat khusus keamanan dengan perdana menteri, menteri pertahanan dan panglima angkatan bersenjata.

Terdapat beberapa kelompok bersenjata di Mali, yang didasarkan pada perbedaan etnis dan pandangan Islam garis keras.

Sebuah kelompok yang baru terbentuk mengatakan pihaknyalah yang menyerang pangkalan itu sebagai balasan atas tindakan tentara Mali yang menyerang kelompok etnis Fulani.

Namun kelompok militan Islam Ansar Dine juga mengatakan merakalah pelaku serangan itu.

Tahun lalu, tiga kelompok jihad yang berbeda mengaku sebagai pelaku serangan mematikan terhadap sebuah hotel di ibukota, Bamako.

Militer Prancis campur tangan di negara itu atas permintaan pemerintah Mali pada tahun 2013, dan pasukan penjaga perdamaian PBB juga ditempatkan di sana.

Komentar

Loading...