Pangdam IM Buka Opster TNI di Aceh Timur

Pangdam IM Mayjen TNI L. Rudy Polandi Buka Opster TNI di Aceh Timur Foto : Acehportal.com

Pangdam IM Mayjen TNI L. Rudy Polandi Membuka Opster TNI di Aceh Timur. Foto : Acehportal.com

Aceh Timur, (Acehportal) – Panglima Kodam Iskandar Muda Mayjen TNI L. Rudy Polandi membuka Operasi Teritorial (Opster) TNI di lapangan bola Rambung, Kecamatan Bidari, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (20/07).

Momentum opster TNI yang digelar tersebut diarahkan pada prioritas sasaran utama diantaranya pemeliharaan berkala/rehab jembatan, pembersihan saluran air di 48 desa, pengerasan jalan, pembuatan tempat wudhu dan lain-lain.  Sedangkan sasaran non fisik  akan dilaksanakan kegiatan pemberian sembako, pengobatan massal, sunatan massal, penyuluhan wawasan kebangsaan, hukum, narkoba,  pertanian, serta cluster hewan ternak.

Pangdam IM Mayjen TNI L. Rudy Polandi mengatakan, Opster TNI tahun 2016 tersebut merupakan tanggung jawab TNI, dimana opster TNI merupakan komitmen dan wujud kepedulian TNI beserta jajarannya untuk membantu pemerintah dalam percepatan pembangunan Infrastruktur di wilayah kabupaten Aceh Timur.

Disamping itu, kata Pangdam juga untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat guna mempererat rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

Selain kegiatan Opster TNI, tambah Mayjen TNI L. Rudy Polandi, Kodam IM juga melaksanakan Pencanangan program TNI Manunggal KB Kesehatan (TMKK). Program ini merupakan salah satu kegiatan  TNI AD yang bekerja sama dengan BKKBN untuk mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan kependudukan.

Dikatakannya, dengan jumlah penduduk yang terus meningkat, muncul berbagai persoalan sosial dalam kehidupan masyarakat, mulai dari masalah kesehatan, pendidikan, sulitnya lapangan kerja, makin sempitnya lahan pertanian dan lain sebagainya.

“Untuk itu, pemerintah telah memberi petunjuk akan perlunya pengendalian angka kelahiran, penurunan tingkat kematian ibu  dan anak, serta peningkatan kesehatan produksi. Oleh karena itu, TNI mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat untuk ikut berpartisipasi meningkatkan keberhasilan program KB sampai ke pelosok desa,”pungkasnya.

Untuk mewujudkan hal ini,  jelas Pangdam tentu merupakan tugas yang berat dan besar, karena harus ada kerja sama dan koordinasi yang sinergis dengan seluruh komponen masyarakat dan pemerintah dalam pelaksanaannya, sehingga kegiatan TNI Manunggal KB Kesehatan, akan dapat memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan keikutsertaan ber - KB dan peningkatan derajat kesehatan masyarakat.

“Kebersamaan TNI dengan rakyat pada hakikatnya tidak dapat dipisahkan oleh apapun, karena pada dasarnya TNI berasal dari rakyat, berjuang untuk rakyat dan pada suatu saat kembali menjadi rakyat,”papar Pangdam.

Untuk itu, katanya, sangat diperlukan peneguhan kembali semangat kemanunggalan TNI-Rakyat dalam bentuk kegiatan bersama seperti ini, sehingga kemanunggalan TNI-Rakyat tetap terjaga di provinsi Aceh ini.(redaksi)

Komentar

Loading...