Penerbangan Singkil-Banda Aceh Kembali Dibuka

Ilustrasi pesawat Susi Air. (Analisa/suhardi jani padang)

SUSI AIR: Pesawat Susi Air saat berada di Bandara Syekh Hamzah Fansyuri Singkil, Kabupaten Aceh Singkil sebelum berangkat kembali ke Kualanamu.(Analisa/suhardi jani padang)
SUSI AIR: Pesawat Susi Air saat berada di Bandara Syekh Hamzah Fansyuri Singkil, Kabupaten Aceh Singkil sebelum berangkat kembali ke Kualanamu.(Analisa/suhardi jani padang)

Singkil, (Acehportal) - Jalur penerbangan Singkil-Banda Aceh dinilai sangat urgen untuk dibuka kembali, setelah dua tahun lalu ditutup pasca ber­gantinya pesawat yang melayani rute Medan-Singkil- Banda Aceh (pergi pulang-PP).

Sebelumnya, jalur ini dilayani SMAC, kemudian berganti dengan Susi Air. Pergantian tersebut juga merubah jalur pener­bangan di mana sebelumnya melayani rute Medan-Singkil-Ban­da Aceh PP, sedangkan saat ini hanya melayani penerbangan Singkil-Kualanamu PP.

Azwar, warga Singkil menyebut­kan, kondisi saat ini dirasa­kan kurang menguntungkan karena urusan peme­rintahan dan dan kegiatan lainnya dari warga Aceh Singkil cenderung lebih banyak berhubungan dengan Banda Aceh sebagai Ibukota Pro­vinsi Aceh.

Untuk itu, ujarnya,  tidak ada pilihan lain kecuali pemerintah da­erah harus segra mendorong untuk segera kembali membuka jalur penerbangan Singkil-Banda Aceh.

Kepala Dinas Perhubungan dan Informatika Aceh Singkil, Edi Hartono yang diitemui sejumlah wartawan di Bandara Syekh Hamzah Fansyuri di kawasan Kampung Baru Singkil Utara, Sabtu (16/7), mengakui kondisi tersebut. Berbagai ele­men masyarakat telah menyampaikan kepada pihaknya, bahkan mendesak agar jalur pener­bang­an Singkil-Banda Aceh itu se­gera dibuka.

Disebutkan, pihaknya telah me­nyam­paikan keinginan ma­syarakat tersebut dalam pertemuan Rakortis atau rapat koordi­nasi penerbangan perintis Indonesia di Jakarta, belum lama ini, bahwa Aceh Singkil sangat membutuhkan jalur penerbangan tersebut.

Direncanakan, ujarnya, masalah jalur penerbangan Singkil-Banda Aceh itu akan dibawa dalam Rakortis lanjutan dalam waktu dekat di salah satu daerah Indonesia Timur.

Ganti Jalur

Menurut Edi, ada peluang untuk dibukanya jalur penerba­ngan ini yaitu dengan mengganti jalur yang sebelum­nya me­layani Banda Aceh-Sabang yang telah ditutup, diharapkan bisa dialihkan menjadi penerbangan Banda Aceh-Singkil.

Walaupun ada kemungkinan mun­­cul masalah ongkos yang diperki­rakan mencapai Rp700 ribu/ dibandingkan dengan jarak tem­puh Medan-Singkil hanya 45 menit dengan harga Rp300 ribu, sedangkan Singkil-Banda Aceh mencapai dua jam. Ma­salah ongkos itu akan dapat dijawab dengan subsidi yang akan direncanakan diberikan pemda.

Membandingkan banyaknya jum­lah penumpang Singkil-Banda Aceh dibandingkan Singkil-Medan lebih ber­kembang penerbangan Singkil-Ban­da Aceh. Apalagi, setelah pindah­nya Bandara dari Polonia ke Kua­la­namu, sehingga dinilai terasa jauh dari Kota Medan.

Penerbangan Susy Air Medan-Singkil PP saat ini dua kali dalam seminggu, yaitu Selasa dan Sabtu.(Analisa)

Komentar

Loading...