Pelajar Diingatkan Tak Terpengaruh Game Pokemon Go

Banda Aceh, (Acehportal) - Masyarakat Aceh, terutama kala­ngan anak-anak dan remaja, diimbau tidak terpengaruh dengan permainan (game) Pokemon Go. Karena hal itu bisa mengganggu konsentrasi dan belajar bagi kalangan pelajar di Aceh.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Goenawan mengungkapkan, game tidak selalu menguntungkan dan mem­buat cerdas. Sebagian besarnya ada yang membuat orang membuang waktu percuma dan tidak ada man­faatnya. Salah satunya adalah Poke­mon Go yang sedang heboh.

“Menyikapi serius demam Poke­mon Go yang terjadi di masyarakat be­lakangan ini, seluruh anggota ma­sya­rakat sebaiknya tidak nimbrung dalam permainan tersebut,” ujar Kombes Pol Goenawan, Selasa (19/7).

Dikatakan, sebaiknya kepala ke­luar­ga termasuk anggota Polri, mela­rang seluruh anggota untuk main Po­kemon Go. Banyak alasannya, salah sa­tunya pekerjaan, sekolah, dan bela­jar akan bisa terbengkalai karena keasyikan main game ini.

Menurut Goenawan, demam Poke­mon Go kini menjadi daya tarik ma­syarakat di Indonesia. Permainan ini de­ngan model mencari aneka jenis Po­kemon, mulai lokasi Gym dan Po­kestop, dinilai sangat berisiko bagi para gamers yang memiliki profesi dengan tingkat konsentrasi tinggi.

“Kalau kita main akan meng­ganggu konsentrasi saat beraktivitas. Misalkan saja, saat kita naik mobil, ha­rusnya konsentrasi lalu lintas jadi terganggu. Bahkan baca SMS saja sudah mengganggu, apalagi main game ini,” ujarnya.

Mantan Wadir Lantas Polda Aceh ini, meminta masyarakat agar berhati-hati dengan permainan Pokemon Go, utamanya saat berada di jalan raya maupun di tempat-tempat umum. Se­bab, ini bisa menimbulkan kece­lakaan lalu lintas.

Menurutnya, imbauan ini terkait antisipasi dan dampak buruk yang bisa timbul terhadap keamanan dan keter­tiban masyarakat, jangan sampai ada ke­celakaan akibat Pokemon Go. Se­bab, sangat sayang bila hanya karena main game nyawa melayang.

“Media memang semakin canggih dan maju, toh nilai-nilai bijak komu­nikasi harus kita kedepankan, seperti me­mastikan game yang baik dan men­didik bukan mematikan potensi ko­munikasi itu sendiri. Lebih baik ber­buru surga dan kebaikan, pakai iman dengan let’s go dari permainan Poke­mon Go,” ujar Kombes Goenawan. (Analisa)

Komentar

Loading...