Masjid Haji Keuchik Leumiek Dibagun

Foto: (Shafa/detikTravel) masjid nabawi

Banda Aceh, (Acehportal) - Warga Gampong (desa) Lamseupeung, Kecamatan Lueng Bata, Banda Aceh menyambut baik pembangunan Masjid Haji Harun Keuchik Leumiek yang dibangun di lahan Lembaga Pendidikan Yayasan Haji Keuchik Leumiek di Gampong tersebut.

Pelatakan batu pertama dilakukan oleh Iman Masjid Raya Baiturahman, Prof Azman Ismail, Walikota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal, Keuchik Lamseupeung, H M Royani, Keluarga Besar H. Harun Keuchik Leumiek, perwakilan warga Lamseupeung, dan sejumlah pejabat lain di Banda Aceh,Selasa (19/07).

“Pembagunan Masjid Haji Harun Keuchik Leumiek merupakan persembahan yang sangat bermakna bagi warga Lamseupeung,”ujar Keuchik Lamseupeung, H M Royani, di Banda Aceh.

Untuk itu, Ia bersama masyarakat menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada keluarga besar Haji Harun Keuchik Leumiek yang telah membangun sebuah masjid di Gampong tersebut.

“Semoga dengan hadirnya Masjid ini akan lahir kader-kader agama dari Gampong Lamseupeung nantinya,” harap Royani.

Ia juga mengatakan, Masjid ini nantinya akan dikelola secara bersama-sama warga Gampong Lamseupeung dan akan dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan.

Sementara itu, Walikota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal yang ikut meletakkan batu pertama pembangunan Masjid tersebut mengatakan, bahwa pembangunan ini merupakan amal jariyah dari keluarga besar Haji Harun Keuchik Leumiek.

“Selain kita kenal sebagai wartawan, sejarawan dan sastrawan, Haji Harun Keuchik Leumiek juga merupakan sosok yang sangat dermawan. Pembangunan Masjid ini akan menjadi sedekah jariyah keluarga besar Haji Keuchik Leumik,” ujar Illiza.

Kepada warga lamseupeung, Illiza berharap dapat memanfaatkan Masjid tersebut nanti semaksimal mungkin sebagai pusat pendidikan agama.

“Manfaatkan Masjid ini untuk halaqah-halaqah, pengajian-pengajian dan tempat untuk bermusyarwarah serta tempat berkumpulnya warga,” pinta Walikota.

Ia menilai Masjid merupakan sebuah tempat yang bisa dimanfaatkan untuk bersatunya ummat dan mendiskusikan berbagai hal. Seperti yang telah dilakukan rakyat Turki, dimana mereka memulai upaya melawan kudeta dari Masjid-masjid.

“Masjid ini sudah saya rencanakan bersama tokoh masyarakat setempat sejak 20 tahun lalu,”ujar H. Harun Keuchik Leumik usai acara pelatakan batu pertama pembagunan Masjid Keuchik Leumiek.

Ia menyatakan, dirinya perna bernazar membangun masjid, tapi gak ada tanah waktu itu. Berapa bulan lalu saya berjamaah di balee saya menghadap ke tanah kosong. Kenapa tidak kita bangun di sini saja. Kemudian ia panggil anaknya dan bicarakan lagi dengan istri dan seluruh keluarga besar. Keinginan itu kemudian terwujud.

Ia menjelaskan, Masjid Haji Harun Keuchik Leumik dibangun dengan panjang 30 Meter dan lebar 22 Meter. Bangunan ini nantinya terdiri dari tiga kubah dan satu menara.

Masjid ini, katanya, selain dimanfaatkan sebagai tempat beribadah juga akan menunjang proses belajar mengajar di Lembaga Pendidikan tersebut. “Proses pengerjaan diprediksi akan memakan waktu hingga 1,5 tahun,”jelas pengusaha emas yang juga tokoh pers Aceh ini.(adi)

Komentar

Loading...