Polisi Sita 13 Ton Bawang Ilegal Asal Malaysia

sita bawang merah foto:Analisa

sita bawang merah foto:Analisa
sita bawang merah foto:Analisa

Langsa, (Acehportal) - KP Weh I-3001 Dit Pol Air Polda Aceh, mengamankan sebanyak 13 ton ba­wang merah ilegal asal Malaysia yang diangkut menggunakan Kapal KM Berkah GT 25 NO40/PPC di kawasan Selat Malaka perairan Aceh Timur, Jumat (15/7) dinihari.

Selain barang bukti bawang merah tersebut, polisi juga mengamankan nahkoda kapal, Indra (33) warga Seuruway, Aceh Tamiang bersama tiga orang anak buah kapal (ABK), yakni Syahputra (28) warga Desa Tanjung, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, As’ari (27) warga Desa Kuala Pusong Kapal dan Amir Hamzah (48) warga Desa Harapan Jaya, keduanya Keca­matan Seuruway, Aceh Tamiang.

Demikian dikatakan Wakapolres Lang­sa, Kompol Andi Kirana SIK ke­pada sejumlah wartawan dalam jumpa pers di Pelabuhan Kuala Langsa kemarin.

Dikatakan, penangkapan 13 ton ba­wang merah ilegal itu dilakukan atas informasi dari nelayan yang menye­but­kan ada kegiatan kapal mencurigakan di perairan Aceh Tamiang.

Atas dasar informasi itu, KP Weh Pol Air Polda Aceh yang saat itu sedang melakukan patroli langsung menuju ke tempat kejadian perkara (TKP). Sesam­painya di sana sekitar pukul 05.00 WIB dinihari polisi langsung memeriksa Ka­pal KM Berkah dan menemukan muatannya 13 ton bawang merah asal Malaysia.

Selanjutnya barang bukti tersebut bersama seorang nahkoda dan ketiga ABK segera dibawa ke Pelabuhan Kuala Langsa dan diserahkan ke Sat Polair Polres Langsa untuk diamankan.

“Hasil pemeriksaan sementara, kita menduga awak kapal itu telah melaku­kan tindak pidana pelanggaran perikan­an sebagaimana dimaksud dalam Pasal 323 Sub 219 Undang-Undang (UU) Nomor: 17/2008 tentang Pelayaran dan Pasal 31 ayat (1) UU Nomor : 16/1992 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Sub Pasal 55 ke 1 Jo Pasal 56 KUHP.

Kini barang bukti berikut seorang nahkoda dan tiga ABK sudah diaman­kan di Mapolres Langsa untuk penyi­dikan lebih lanjut.(Analisa)

Komentar

Loading...