Dandim 0104/Atim Gelar Rapat Monev Upsus Han Pangan

Langsa, (Acehportal) - Kodim 0104/Aceh Timur bersama petugas dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI) serta Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Aceh dan Kabupaten, gelar Rapat Monitoring dan Evaluasi (Monev) Upaya Khusus (Upsus) Ketahanan Pangan (Han Pangan) di Ruang Yudha Makodim Langsa, Kamis (14/7).

Rapat ini digelar untuk mengetahui sejauh mana perkembangan Upsus Han Pangan di Seluruh Indonesia, khususnya di Tiga Kabupaten yang meliputi Aceh Timur, Kota Langsa dan Aceh Tamiang yang tinggal dua setengah bulan lagi semenjak Mou penandatanganan kerjasama dalam upaya peningkatan hasil pangan antara Kementan dengan pihak TNI pada Januari lalu.

Rapat tersebut dihadiri oleh Dandim 0104/Atim Letnan Kolonel Infanteri (Letkol Inf) Amril Haris Isya Siregar, S.E yang didampingi oleh Pabung Atim dan Atam Mayor Inf Sulistiono dan Mayor Inf A.Yani, Kepala BBPPMBTPH/Ditjen Tan Pangan (Direktorat Jendral Ketahanan Pangan) Tri Susetyo, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Distan Provinsi Aceh Mukhlis, Kabid Produksi Aceh Timur (Atim) Syawaluddin, SP.MP yang didampingi oleh Kepala Seksi (Kasie) Produksi Palawijaya Herry Wahyudi, Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Aceh Tamiang (Atam) Yusbar, Kadis Kelautan dan Perikanan Kota Langsa M. Sofyan yang didampingi oleh Kabid Tan Pangan Langsa Rosmala Dewi.

Pada kesempatan pagi itu, Distan dari 3 Kabupaten/Kota ini menyampaikan hasil yang telah dicapai belumlah maksimal mengingat adanya kendala di lapangan seperti kemarau yang berkepanjangan sejak ditanda tanganinya fakta integritas Januari lalu itu. Seperti diketahui bersama, air merupakan objek vital yang sangat penting dalam meningkatkan produksi pangan. Tanpa air sebagai irigasi, semua usaha akan sia-sia meskipun seluruh peralatan mesin tani (Alsintan) yang sudah disalurkan oleh Kementan dikerahkan sepenuhnya.

Namun perjuangan untuk meningkatkan produksi pangan tidak akan berhenti begitu saja, mengingat musim  hujan sudah mulai membasahi sawah-sawah yang ada di sekitaran wilayah Tiga Kabupaten/Kota tersebut, hal itu disampaikan oleh Rosmala Dewi dan Syawaluddin, SP.MP pada saat tanya jawab dengan Kementan RI dan Distan Provinsi Aceh. Mereka optimis bahwa pada akhir bulan Juli ini akan meraih hasil 50 persen dan 50 persen lainnya di bulan Agustus sehingga akan mencapai hasil 100 persen sesuai dengan target yang telah di programkan Pemerintah Pusat.

Disamping itu, Ka Distan Atam juga menambahkan akan berkoordinasi secara intens dengan Kadis Badan Pusat Statistik (BPS) masing-masing Kabupaten agar menyamakan Data Hasil Tanam dan Hasil Panen yang telah dicapai secara Update, sehingga data yang dilaporkan ke Distan Provinsi Aceh yang dalam hal ini sebagai Jembatan ke Kementan sinkron adanya dengan kenyataan yang ada di lapangan. Dengan demikian, tidak akan ada pihak yang merasa dirugikan mengingat ketidaksamaan data antara Distan dan BPS yang selama ini terjadi, ujarnya Yusbar.

Letkol Inf Amril Haris Isya Siregar, S.E menyampaikan bahwa akan selalu menggiring dan mendampingi untuk menyukseskan program ketahanan pangan ini khususnya di wilayah binaan Kodim 0104/Atim. Sisa waktu yang ada akan dioptimalkan secara intensif dengan mengerahkan seluruh Babinsa untuk mencapai hasil yang telah ditargetkan.

Alsintan yang sudah diterima dari Kementan akan dikerahkan sesuai dengan fungsinya. Mari kita saling bekerja sama dengan baik untuk menyukseskan program ini, sehingga produksi pangan meningkat dan rakyat pun sejahtera, tutup Dandim.(redaksi)

Komentar

Loading...