Tak Digunakan, Absensi Elektronik Jadi Besi Rongsokan

foto: analisa

foto: analisa
foto: analisa

Kutacane, (Acehportal) - Fingersport yang merupakan alat absensi bagi PNS secara elektrik dan tersebar di seluruh kantor/dinas jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara (Pemkab Agara)  saat ini sudah menjadi barang rongsokan.

Alat absensi elektrik ini sejak beberapa tahun lalu tidak lagi berfungsi kendati tetap menempel pada dinding-dinding kantor dan mayoritas sudah tidak memiliki kabel lagi, meskipun pengadaannya diperkirakan telah meng­habiskan dana ratusan juta rupiah.

Penggunaannya disinyalir tidak sesuai harapan, se­hingga kantor-kantor jajaran Pemkab Agara sekarang kembali menggunakan absensi manual bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Padahal tujuan diadakannya finger ini adalah untuk mengetahui intensitas kerja para PNS setiap harinya melalui sidik jari tanpa ada kandungan bias, karena baru dapat dilakukan yang bersangkutan ketika masuk kerja.

Tidak seperti sistem absensi manual hanya ditandata­ngani di atas kertas, sehingga  rawan terjadi bias atau pe­nandatanganan absensi dilakukan oleh rekan kerja ketika yang bersangkutan tak masuk kantor.

Pantauan Analisa, diperkirakan dari puluhan unit finger yang tersebar di sejumlah kantor jajaran Pemkab Agara, mayoritas malah sudah hilang dari tempatnya, sedangkan yang lain masih nempel di dinding kantor kendati tak lagi berfungsi, sehingga terkesan hanya sebuah besi rongsongkan.

Seperti terlihat di kantor dinas kesehatan, RSU Sahudin Kutacane, catatan sipil, dinas koperasi dan setdakab. Dari belasan unit yang terlihat masih menempel di beberapa kantor/dinas, tak satu pun berfungsi.

“Sudah lama alat absensi elektrik ini tidak berfungsi lagi, memang sangat disayangkan karena kabel-kabelnya saja suddah hilang,”sebut Jusmaniar (33), seorang staf di salah satu kantor. (Analisa)

Komentar

Loading...