Dapur Garam Warga di Pantai Ujong Manggeng Hancur Tertimpa Pohon

dapur garuam hancur @Analisa

dapur garuam hancur @Analisa
dapur garuam hancur @Analisa

Blangpidie, (Acehportal) - Satu unit dapur garam milik masya­rakat di Pantai Ujong Manggeng, Desa Pante Cermen, Kecamatan Manggeng, Aceh Barat Daya (Abdya) rusak berat setelah sebatang pohon cemara ambruk dan menimpa bangunan itu pasca angin kencang beberapa hari yang lalu.

Dapur garam itu merupakan milik Marziah (40) janda beranak satu yang sudah puluhan tahun menekuni peker­jaan tersebut.

Sejak suaminya meninggal dunia, Marziah harus berjuang sendiri untuk menghidupi anak dan kedua orang tua­nya.

Terkadang dalam waktu dua hari Mar­ziah hanya bisa memproduksi ga­ram sebanyak 6 bambu yang bila di­uangkan hanya mencapai Rp30 ribu.

“Anaknya masih kecil ditambah lagi orangtuanya yang sudah uzur. Dengan terpaksa Marziah harus memberikan nafkah sejak ditinggal suaminya, satu-satunya tempat mata pencahariannya adalah dapur garam itu,” ungkap warga setempat, Zainal.

Camat Manggeng, Jasman SPd yang dihubungi wartawan, Selasa (28/6) mengatakan, bersama Badan Penang­gulangan Bencana Kabupaten (BPBK) Abdya, pihaknya telah melakukan pem­bersihan terhadap pohon yang tumbang hingga menimpa dapur garam milik janda miskin itu.

“Kami sudah melakukan pembersih­an terhadap pohon tumbang yang me­nimpa dapur garam milik Marziah dibantu BPBK Abdya,” ungkapnya.

Dikatakan, tumbangnya pohon itu sudah dilaporkan sejak hari kejadian, Jumat (24/6), namun BPBK sedang mela­kukan pembersihan pohon tum­bang di Kecamatan Jeumpa.

Sementara itu, Kepala BPBK Abdya Amiruddin, kepada wartawan, membe­narkan kalau pihaknya telah melakukan pembersihan terhadap pohon cemara yang tumbang beberapa hari yang lalu itu.

Saat ditanya mengenai keterlam­batan proses pembersihan pohon tersebut, dikatakan, saat itu banyak lokasi lain yang juga tertimpa nasib sa­ma sehingga pihaknya melakukan penanggulangan satu persatu.

“Meski sudah terlambat, kami tetap berupaya untuk melakukan pember­sihan hingga tuntas,” katanya.

“Kami sudah memberikan laporan kepada Dinas Sosial agar bisa mem­berikan bantuan kepada Marziah,” katanya. (Analisa)

Komentar

Loading...