Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Seorang Bocah

foto:analisa

foto:analisa
foto:analisa

Langsa, (Acehportal) - Dalam waktu enam jam setelah kejadian, Satuan Reskrim Polres Langsa berhasil menangkap seorang tersangka pelaku pembunuhan berencana berinisial AR (16) warga Idi, Aceh Timur di tempat persembunyiannya Jalan T.Umar Desa Peukan Langsa samping Kantor Bank Aceh Syariah, Jumat (24/6) dinihari.

“Korbannya adalah Mawar (13), penduduk Gang Nasional, Gampong Blang, Kecamatan Langsa Kota,” ujar Kapolres Langsa, AKBP AKBP Iskandar ZA didampingi Kasat Reskrim AKP Muhammad Taufiq SIK kepada wartawan kemarin.

Dikatakan, pengungkapan kasus pembunuhan itu setelah polisi menerima laporan dari masyarakat telah terjadi pembuhunan di Gampong Blang Seunibong kemarin sekitar pukul 00.30 WIB dinihari. “Masyarakat tahu karena kakak korban menjerit histeris melihat adiknya sudah tewas bersimbah darah,” ujarnya.

Mendapatkan laporan itu, polisi langsung menuju ke lokasi kejadian dan sesampainya di sana melihat korban sudah tewas bersimbah darah di dalam kamar rumahnya karena luka tusuk di leher, dada kiri-kanan dan juga mengalami luka sayat di bagian lengan kiri.

Kasat Reskrim beserta anggotanya segera melakukan olah TKP untuk menyelidiki kasus dimaksud dan memeriksa sejumlah saksi. Akhirnya, enam jam kemudian atau sekitar pukul 05.00 WIB, polisi berhasil menangkap tersangka AR di Jalan Teuku Umar dan mengamankan sebilah pisau belati serta sehelai kain berwarna putih berbercak darah ke Mapolres Langsa sebagai barang bukti.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kepada polisi tersangka AR mengaku membunuh korban secara terrencana dengan terlebih dahulu membeli sebilah pisau untuk melakukan penikaman. Sedangkan motifnya hanya karena tidak senang sering diejek gila dan tidak tahu malu oleh korban.

Kapolres mengatakan, tersangka AR merupakan pacar kakak korban. Tersangka melakukan pembunuhan terhadap korban setelah terlebih dahulu masuk ke dalam rumah melalui jendela sebelah kiri.

Setelah masuk ke rumah, tersangka langsung menuju ke kamar korban yang sedang tertidur lelap bersama dua kakaknya. Tanpa berpikir panjang, tersangka langsung menusuk korban sebanyak tiga kali dengan pisau yang sudah dipersiapkan dan segera melarikan diri.

“Pembunuhan ini sudah direncanakan oleh tersangka. Untuk mengetahui apakah ada keterlibatan orang lain dalam kasus ini, pihak kepolisian akan terus melakukan penyidikan lebih lanjut, termasuk memeriksa semua keluarga korban,” ujar Kapolres.

Atas perbuatannya, tersangka dikenai Pasal 340 KUHP Subsider Undang-Undang Republik Indonesia No: 11/2012 dengan ancaman hukuman paling sedikit 15 tahun penjara dan paling lama seumur hidup.(Analisa)

Komentar

Loading...