Angin Kencang Rusak Sejumlah Rumah di Abdya

ilustrasi foto:Analisa

foto:Analisa
foto:Analisa

Blangpidie, (Acehportal). Angin kencang yang disebabkan oleh musim Barat yang disertai hujan deras dalam beberapa hari terakhir terus melanda wilayah Aceh Barat Daya (Abdya).

Akibatnya, satu unit musala di Desa Persiapan Jeumpa Barat Kecamatan Jeumpa, Jumat (24/6) sekitar pukul 06.30 WIB rusak parah tertimpa dua pohon dalam waktu yang bersamaan. Satu rumah di Desa Kuta Bahagia, Kecamatan Blangpidie dan satu unit rumah di Desa Sejahtera, Kecamatan Manggeng, rusak akibat tertimpa pohon kapas dan cemara.

Kemudian, gudang pemadam kebakaran (Damkar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Abdya di Kompleks Kantor Camat Manggeng juga rusak parah. Seluruh atap bangunan berhamburan diterbangkan angin.

Kepala BPBD Abdya, Amiruddin kepada wartawan mengatakan, angin kencang yang disertai hujan itu terjadi tiba-tiba dan berlangsung dalam waktu singkat. Namun, dampaknya, satu unit rumah ibadah, dua unit rumah warga dan gudang damkar rusak parah.

BPBD Abdya telah menanggulanginya dengan memperbaiki bangunan yang rusak secara darurat. Begitu juga dengan gudang Damkar.

Di sisi lain BPBD setempat mengimbau masyarakat untuk mewaspadai dampak musim angin Barat tersebut. Pihaknya tidak bisa memprediksi kapan terjadinya. Musim barat itu bukan hanya melanda Abdya, tapi juga sejumlah wilayah lain.

Pascabencana angin kencang yang melanda Abdya, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertras) Abdya langsung menyalurkan bantuan masa panik.

“Bantuan telah kami salurkan bagi korban berupa seng dan makanan, termasuk kepada Ewi, penduduk Desa Kepala Bandar, Susoh, yang rumahnya rusak,” sebut Kabid Bamjansos Dinsosnakertrans Abdya, Mawardi.

Pihaknya terus memantau perkembangan yang terjadi. Sebab, jika bencana serupa terulang, pihaknya harus bergerak lebih cepat dalam menyalurkan bantuan kepada korban.

Aceh Selatan

Angin kencang menerjang kawasan Aceh Selatan dan sekitarnya, Kamis (23/6), dan menerbangkan sejumlah atap bangunan kantor pemerintah hingga 100 meter. Selain itu, banyak pepohonan juga tumbang.

Menurut laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Selatan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.10 WIB. Tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam bencana ini, tapi banyak atap bangunan yang terlempar karena diterjang angin.

Kepala BPBD Aceh Selatan melalui Kepala Bidang Kedaruratan, Rahmat Humaidi ST kepada Analisa, Kamis (23/6), mengatakan, Kantor Camat Kluet Timur di Payadapur sekitar 40-an kilometer sebelah timur Tapaktuan, rusak parah.

“Atapnya diterbangkan angin sejauh 100 meter sehingga kondisi kantor pemerintah kecamatan itu cukup memprihatinkan,” katanya.

Untuk menanggulangi agar kantor tetap berfungsi, camat setempat bersama danramil, kapolsek dan BPBD Aceh Selatan melakukan perbaikan. “Inisiatif camat melakukan penanganannya bersama kami,” kata Rahmat.

Menurut catatannya, angin kencang telah terjadi beberapa pekan terakhir kendati tidak terjadi terlalu lama tetapi sempat mengagetkan warga. Dia mengingatkan warga untuk senantiasa waspada dengan kondisi alam yang belakangan ini dinilai ekstrem.

Menurutnya, ancaman angin kencang dan gelombang pasang di Aceh Selatan masih akan terjadi beberapa bulan ke depan dan semua kawasan rawan atas fenomena alam tersebut.(Analisa)

Komentar

Loading...