43 Warga Etnis Tamil Dibawa ke Penampungan

foto:acehportal.com

foto:acehportal.com
foto:acehportal.com

Banda Aceh, (Acehportal) - Pemerintah Aceh memindahkan para imigran etnis Tamil, Sri Lanka, untuk sementara ke bekas Kantor Imigrasi Lhokseumawe.

Hasil pantauan di Pantai Pulo Kapuk, Lhoknga, Aceh Besar, Rabu (22/6), ke-43 warga etnis Tamil itu, meninggalkan tenda penampungan mereka, dan naik ke dalam bus milik Pemerintah Aceh, sekitar pukul 11.00 WIB. Kemudian dilepaskan secara simbolis oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah, di depan Pendopo Gubernur.

Para imigran itu belum bisa ditarik ke laut lepas, karena kapal mereka sehari sebelumnya terbalik di bibir pantai itu, mengakibatkan rusak parah, setelah diterjang gelombang, sehingga air laut masuk kedalam kapal, dan mesin ikut terendam.

Dalam pelepasan itu, Gubernur Aceh, Zaini Abdullah mengatakan, menyangkut dengan pemindahan imigran itu, Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla sudah menyetujuinya mereka dibawa ke tempat yang lebih bagus. Hal itu, setelah Pemerintah Aceh melaporkannya kepada Jusuf Kalla.

“Arahan beliau (Wapres), meminta membawa mereka ke tempat lebih bagus,”kata Gubernur disela-sele pelepasan imigran asal sri lanka ke penampungan di Lhoksemawe.

Ia mengharapkan, permasalah tersebut tidak berlangsung lama. Pemerintah pusat juga akan segera mengirimkan Kedutaan Sri Lanka ke Aceh, guna melakukan proses lebih lanjut. "Namun saya tidak tahu kapan Kedutaan Sri Lanka itu datang ke Aceh," ungkapnya.

Sementara itu, seorang warga etnis Tamil, Arthikaa mengaku lebih senang dengan dipindahkannya mereka dari tenda tersebut ke tempat yang lebih nyaman di Lhokseumawe.

"Kami sangat berterima kasih dengan semua ini. Kami senang dengan dipindahkan  ke sana," ujarnya.(adi)

Komentar

Loading...