Jualan Siang Hari, Petugas Sita Kue Pedagang di Peunayong

ilustrasi razia@Acehportal.com

@Acehportal
@Acehportal

Banda Aceh, (Acehportal) - Akibat menyediakan kue basah pada siang hari di bulan Ramadhan, petugas Satuan Polisi Pamong Praja  dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP/WH)  menyita dagangan salah satu toko penjual kue di Pasar Peunayong, Banda Aceh, Kamis (09/06/2016).

Penyitaan itu dilakukan petugas gabungan Satpol PP/WH Aceh dan Banda Aceh bersama aparat kepolisian dan TNI, dalam razia penjual makanan dan minuman pada siang hari selama Ramadhan.

Sebelum disita beragam jenis kue basah di toko kue Sumber Jaya, di jalan WR Supratman, Peunayong itu, petugas melakukan patroli mengelilingi seputaran Banda Aceh. Guna memantau ke beberapa titik yang dicurigai ada penjual makanan/minuman pada siang hari.

Kasi Penegakan dan Pelanggaran Satpol PP dan WH Aceh, Nasrul Miadi mengatakan, pihaknya melakukan operasi tersebut berdasarkan laporan yang mereka dapatkan. Karena ada beberapa titik dicurigai menyediakan makanan/minuman pada siang hari.

“Hari ini, ada beberapa titik yang kita gerebek, baru di toko Sumber Jaya ini yang kita temukan menjual kue basah,” sebutnya.

Dikatakannya, bagi penjual tersebut untuk saat ini hanya hanya diberikan pembinaan. Tapi, kalau aktifitas transaksi jual-beli  ini masih berlanjut keesokan harinya, maka akan diberikan  tindakan tegas sesuai Qanun di Aceh

Ditambahkannya, seperti disebutkan dalam  pasal 22 Juntho pasal 10 ayat 1 Qanun  Nomor 11 Tahun 2002 tentang Akidah, Ibadah dan Syariat Islam di Aceh, barang siapa yang menyediakan atau memberikan fasilitas kepada orang muslim yang tidak berpuasa pada bulan Ramadan tanpa unsur syar’i, akan diberikan sanski yaitu maksimal penjara satu tahun atau denda Rp3 juta atau dicambuk di depan umum maksimal enam kali.

Adapun sejumlah kue basah hasil sitaan tersebut, untuk sementara dibawa ke Kantor Satpol PP dan WH kota BandaAceh. Dan bagi penjual diminta untuk mengambilnya pada pukul 16.00 WIB. Karena sesuai dengan seruan bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) kota Banda Aceh, selama Ramadan penjual makanan/minuman dilarang menjual untuk umum sejak pukul 05.00-16.00 WIB. (adi)

Komentar

Loading...