Kabel Gardu Listrik di Langsa Dicuri

Ilustrasi/Shutterstock/KOMPAS.COM
Ilustrasi/Shutterstock/KOMPAS.COM

Langsa, (Acehportal) - Kabel gardu listrik milik PT PLN di empat lokasi, masing-masing tiga titik di Kota Langsa dan satu titik di Aceh Timur, dicuri, baru-baru ini. Kabel listrik yang dicuri itu mencapai Rp40 juta.

Akibat pencurian kabel listrik itu, pasokan listrik ke rumah pelanggan tidak normal karena tegangan listrik atau voltase tidak normal ketika sampai ke rumah pelanggan.

“Misalnya, lampu di rumah pelanggan menjadi redup,” ujar rekanan PT PLN Cabang Langsa, Firmansyah, kepada Analisa, Rabu (27/4).

Disebutkannya, empat lokasi gardu yang telah dipasangi kabel yakni di Lorong Kuburan, Gampong (desa) Sidorejo, Kecamatan Langsa Lama, Gampong Alue Merbau, Kecamatan Langsa Timur dan Jalan TM Bahrum Gampong Paya Bujok Bromo, Kecamatan Langsa Barat. Sementara,  di Aceh Timur berada di Gampong Blang Buket, Kecamatan Peudawa.

Diakuinya, aksi pencurian kabel listrik di gardu itu diketahui saat hendak melakukan penyambungan ke jaringan rumah pelanggan di Lorong Kuburan Gampong Sidorejo. Padahal, pemasangan kabel listrik di gardu iru baru dilakukan beberapa hari sebelumnya. Pencurian dilakukan dengan cara dipotong.

Karena merasa curiga, kemudian pihaknya kembali melakukan pengecekan di dua lokasi gardu lainnya di Langsa yang juga telah dipasang kabel listrik. Ternyata, kabel di kedua tempat itu juga  dicuri.

“Akibat aksi pencurian kabel listrik ini saya mengalami kerugian senilai Rp40 juta karena nilai kabel listrik di setiap gardu mencapai Rp10 juta,” ujarnya seraya mengakui, telah melaporkan kejadian itu ke Polres Langsa pada Maret lalu.

Dia menambahkan, pasca laporan itu, sampai saat ini pelakunya belum terungkap. “Kami harap polisi dapat segera menangkap pelakunya demi menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat yang konduksif,” tuturnya.(Analisa)

Komentar

Loading...