16 Tahun Fitriani Menderita Kaki Besar

Fitriani, penderita penyakit kaki besar@Medanbisnis

Fitriani, penderita penyakit kaki besar@Medanbisnis
Fitriani, penderita penyakit kaki besar@Medanbisnis

Langsa, (Acehportal) - Fitriani (28), warga Dusun Teping Bugeng, Gampong Alue Baurawe, Kecamatan Langsa Kota, menderita kaki besar sebelah kiri selama 16 tahun dan di sekujur tubuhnya juga tumbuh benjolan kecil.

Kepada MedanBisnis, Selasa (26/4), Fitriani menceritakan, awalnya tumbuh benjolan kecil di kakinya sebelah kiri, lalu ia pun memeriksakan penyakitnya tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Langsa. Kemudian dikatakan salah satu dokter di rumah sakit itu, dirinya menderita penyakit tumor, dan akhirnya sekitar tahun 1998 pihak rumah sakit mengoperasi penyakitnya.

Pascaoperasi atau sekitar tahun 2000, kakinya mulai membesar serta tumbuh benjolan-benjolan kecil di sekujur tubuhnya. Melihat penyakit aneh itu, dia pun melakukan pengobatan tradisional dan medis ke berbagai pihak di beberapa daerah di Aceh, tapi tak kunjung sembuh.

Hingga pada Januari 2016, dia berobat ke Rumah Sakit Zainal Abidin di Banda Aceh. Namun aneh, hasil pemeriksaan di rumah sakit tersebut menyatakan dia tidak menderita penyakit apapun.

"Selama ini tidak ada rasa sakit di kakinya, tapi baru-baru ini karena sekitar kakinya itu luka, maka terasa sedikit perih," tuturnya.

Lanjutnya, untuk memastikannya lagi penyakit apa yang dideritanya, pada Senin (18/4) dia pergi berobat ke Rumah Sakit Adam Malik di Medan. Namun lagi-lagi hasilnya sama, tidak ada penyakit apapun yang dideritanya. "Insya Allah, pada Kamis (28/4), akan ke Rumah Saki Adam Malik untuk periksa kembali," ucapnya.

Ironisnya lagi, di saat kondisi seperti sekarang ini yang sangat membutuhkan perhatian dan dukungan moril serta materil dari pihak keluarga khususnya suami, sejak satu tahun terakhir suaminya malah meninggalkannya begitu saja tanpa sebab serta status yang jelas.

Sementara itu tim Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Langsa mengunjungi Fitriani, Selasa (26/4).

Petugas P2TP2A Doly Hutajulu mengatakan, pihaknya bersama Kepala BKKB dan PP Langsa Safrina Salim, serta Kepala Puskesmas Langsa Kota telah mengunjungi Fitriani. Setelah melihat kondisinya, maka pihaknya akan segera melapor kepada Walikota Langsa Usman Abdullah, untuk penanganan selanjutnya.

Selain itu, pihaknya sudah berkoordinasi dengan lembaga donor Medicins Sans Frontieres (MSF). "Alhamdulillah, Minggu (1/5) mereka akan mengunjungi penderita kaki besar tersebut," sebutnya.(MedanBisnis)

Komentar

Loading...