Tingkatkan Kunjungan, Pemerintah Harus Bebaskan Visa Masuk Bagi 169 Negara

FOTO BERSAMA: Peserta Yacht sedang foto bersama dengan Sekda Aceh Dermawan, Staf Khusus Metri Pariwisata Dwisuryo Indroyono Soesilo dan Kepala BPKS Fauzi Husin dan para panitia Sabang Marine Festival II 2016 usai pembukaan event tersebut. (TIM MEDIA CENTER SABANG MARINE FESTIVAL 2016)

FOTO BERSAMA: Peserta Yacht sedang foto bersama dengan Sekda Aceh Dermawan, Staf Khusus Metri Pariwisata Dwisuryo Indroyono Soesilo dan Kepala BPKS Fauzi Husin dan para panitia Sabang Marine Festival II 2016 usai pembukaan event tersebut. (TIM MEDIA CENTER SABANG MARINE FESTIVAL 2016)
FOTO BERSAMA: Peserta Yacht sedang foto bersama dengan Sekda Aceh Dermawan, Staf Khusus Metri Pariwisata Dwisuryo Indroyono Soesilo dan Kepala BPKS Fauzi Husin dan para panitia Sabang Marine Festival II 2016 usai pembukaan event tersebut. (TIM MEDIA CENTER SABANG MARINE FESTIVAL 2016)

Sabang, (Acehportal) - Staf Khusus Menteri Pariwisata Republik Indonesia Dwisuryo Indroyono Soesilo menyatakan, ada tiga kebijakan penting yang perlu diimplemantasikan secara bersama-sama dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan.

"Ada tiga kebijakan baru yakni bebas visa, dipermudahnya ijin masuk yacht dan kemudahan bagi kapal-kapal pesiar, khususnya tamu wisata yang masuk via jalur laut di Indonesia,”ujar Dwisuryo, saat membuka secara resmi Sabang Marine Festival II 2016 yang diselengarakan oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang, Selasa (26/3) di Arena Sabang Fair.

Ia menjelaskan, pemerintah harus membebaskan visa masuk bagi 169 negara. Dimana wisatawan bisa langsung masuk ke Indonesia. Kemudian, katanya, dipermudahkan izin masuk kapal-kapal layar (Yacht) ke Sabang, dimana untuk masuk ke Sabang mereka hanya memerlukan izin dari QICP (Karantina, Imigrasi, Bea dan Cukai serta Syahbandar).

" Pelayanan QICP sendiri untuk di Sabang, kurang dari 2 jam sudah selesai. Begitu juga dengan kemudahan masuknya kapal pesiar (cruise)," jelasnya.

Dengan kebijakan tersebut, Dwisuryo berharap dapat meningkatkan angka kunjungan wisata ke Indonesia, khususnya Sabang untuk membangkitkan kembali kejayaan Sabang masa lalu.

Selain itu, dirinya juga mengapresiasi penyelenggaraan Sabang Marine Festival sebagai angenda tahunan yang akan berlangsung secara kontinyu. Dirinya juga memastikan pada tahun depan Kementrian Pariwisata RI juga akan mendukung kegiatan ini agar kembali dilaksanakan.

"Sabang Marine Festival 2016 ini kita harapkan akan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan Mancanegara ke Sabang hingga program pemerintah di sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dapat terwujud dan memiliki dampak ekonomi yang siknifikan pada masyarakat khususnya masyarakat Sabang," harapnya.

Namun, untuk kembali memeriahkan event Sabang Marine Festival pada tahun selanjutnya, Indroyono berharap kedepan kapal-kapal ini bisa datang lebih banyak lagi. "Mungkin untuk pelaksanaan tahun depan, kita harus mempersiapkan mulai tahun ini. Sehingga dapat memberikan persiapan yang matang bagi peserta Sabang Marine Festival," katanya.

Sementara itu, Kepala BPKS, Fauzi Husin mengatakan, tujuan kegiatan idalam rangka mempromosikan wisata bahari kepada wisatawan Mancanegara khususnya kepada para komunitas Yacht dunia.

Kegiatan ini sangat efektif dalam rangka mempromosikan potensi wisata yang ada di Sabang ini. Dimana jika melihat dari pelaksanaan Sabang Marine Festival tahun lalu, maka pada tahun ini peserta yang hadir naik secara signifikan.

" Tahun lalu ada sekitar 7-8 Yacht, tahun ini 16 yacht dan masih ada juga yang masih dalam perjalanan. Antusias mereka tinggi mengikuti kegiatan ini,"sambungnya.

Apalagi, tambahnya, dengan telah diberikan beberapa kebebasan visa, visa on arivval (VOA) dan kemudahan perizinan lainya, dirinya meyakini Sabang bisa lebih sering dikunjungi yacht dan cruise.

Sementara itu, Sabang Marine Festival II tahun 2016, secara resmi telah dibuka oleh Staf Khusus Menteri Pariwisata Republik Indonesia Dwisuryo Indroyono Soesilo.

Serimoni pembukaan kegiatan tersebut ditandai dengan menabuh Rapa'i (alat musik khas Aceh-red) oleh Dwisuryo Indroyono Soesilo, Kepala BPKS Fauzi Husin dan Sekda Aceh Dermawan yang berlangsung di Arena Sabang Fair, Kota Sabang, Selasa (26/6) sore.

Atraksi Wind Surving dan Para Layang meriahkan juga turut menghiasi Pembukaan Sabang Marine Festival 2016 yang diikuti oleh 16 Yacht yang terdiri dari 29 orang dari 6 Negara seperti USA, Jerman, Autralia, British, Afrika Selatan, Swiss dan Malaysia.

Ke-16 kapal tersebut yakni, Morning Star (USA), Mariposa (jerman), Bernacle C (British), Thorfinn (Australia), Swift (British), Jenain (Afrika Selatan), Aku Ankka (USA), SY. Spailpin (Malaysia), ZOA (Australia), Calypso (Afrika Selatan), Dream Dancer (Australia), EN Pointe (USA), Cest Le Vent (Malaysia), Storm (British), SY MANTA (British) dan SY Shadowfax (USA).

Sementara itu, Ketua Panitia Sabang Marine Festival menyebutkan, kegiatan Sabang Marine Festival akan dirangkai dalam berbagai kegiatan seperti Fun Bike dan jalan santai, lomba melukis, lomba pameran dan foto, serta aneka perlombaan rakyat seperti mancing, dayung, permainan rakyat (bakiak, balap karung, tarik tambang panjat pinang, dan bawa kelereng-red).

" Semua kegiatan ini akan dilaksanakan sejak tanggal 24-30 April mendatang. Kita harapkan para peserta dari luar negeri ini dapat berbaur dengan masyarakat untuk mengikuti lomba-lomba rakyat yang kita laksanakan," harapnya.(adi)

Komentar

Loading...