Bupati Aceh Tengah Minta Maaf Terkait Pemukulan Kamera Wartawan

@analisadaily.com

@analisadaily.com
@analisadaily.com

Takengon, (Aceh Portal) - Bupati Aceh Tengah, Ir. H. Nasaruddin, MM meminta maaf kepada pegiat pers, atas ulah Kepala Bidang (Kabid) Komunikasi dan Infokom, Rahmatullah, SE yang diduga memukul mengenai video kamera wartawan yang sedang melakukan liputan di daerah itu. Permintaan maaf ini disampaikan bupati saat menerima puluhan wartawan di ruang kerjanya, Senin (25/4).

Solidaritas wartawan yang mengecam keras ulah pegawai dinas perhubungan dan kominfo tersebut terhadap insan pers itu difasilitasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Aceh Tengah. Mereka juga sempat menggelar aksi demo di seputaran Simpang Lima Kota Takengon dan long march menuju kantor bupati.

Tercatat, kesewenangan terhadap wartawan sudah tiga kali terjadi di daerah dingin itu, namun terkesan tidak ada penyelesaian. Kali ini bupati diminta menindak tegas pegawai yang melakukan kekerasan terhadap wartawan, jika perlu mencopot kepala dinas perhubungan dan kabid yang bersangkutan karena dinilai telah mencoreng nama baik pemerintah kabupaten.

“Apa pun kejadian yang menyangkut masyarakat daerah ini, apalagi sifatnya merugikan, saya atas nama pemerintah daerah memohon maaf yang sebesar-besarnya. Kejadian ini menjadi cambuk bagi kami di jajaran pemerintah untuk bekerja sesuai jalurnya,” tegas Nasaruddin.

Dikatakannya, pemkab akan memfasilitasi menghadirkan saudari Rahmatullah untuk meminta maaf langsung kepada wartawan yang bersangkutan. Menyanggupi permintaan wartawan, Rahmatullah juga harus menyampaikan permintaan maafnya melalui 4 media online, 2 cetak dan 8 media televisi di sesi lain.

Membenahi

Menurut Nasaruddin, kejadian ini juga memberikan masukan kepada pemkab untuk membenahi dan melengkapi, seperti menyempurnakan Gedung Olah Seni (GOS) yang dapat juga digunakan untuk kegiatan resepsi. Selain itu, membuat surat edaran kepada camat dan kepala kampung yang intinya jika mempergunakan bagian jalan untuk resepsi hanya diperbolehkan sebagian saja, sehingga jalur  lalu lintas tidak terganggu.

Bupati juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada teman-teman media yang sudah mempromosikan dan menginformasikan Kabupaten Aceh Tengah. Peran media dinilainya sangat membantu pemerintah daerah terutama dalam mengembangkan potensi daerah.

Kontributor TVOne, Rahmad menceritakan saat dirinya sedang meliput para tukang becak yang protes dengan penutupan jalan protokol di Pasar Inpres karena akan digunakan untuk acara resepsi perkawinan. Namun,  saat meliput ia didatangi seorang ibu yang mengaku dari dinas perhubungan marah-marah dan memukul dengan kasar video kameranya.

Tanpa ada penjelasan soal penutupan jalan tersebut dan mengapa memukul kameranya, si ibu yang merupakan saudara dari yang punya hajatan itu bahkan sempat mengancam Rahmad. Ia akhirnya diamankan para tukang becak yang akhirnya memutar melalui jalur lain.

Sumber: analisadaily.com

Komentar

Loading...