Daffa Bakal Kembali Hadang Pemotor JIka Polisi Tak Jaga Trotoar

Foto: Angling Aditya Purbaya/detikcom

Foto: Angling Aditya Purbaya/detikcom
Foto: Angling Aditya Purbaya/detikcom

Semarang, (Aceh Portal) - Sejak ramai diberitakan karena aksi menghadang pemotor di trotoar, Daffa Farros Oktoviarto (9) mengaku tidak akan melakukan aksi serupa. Syaratnya, polisi harus berjaga di Jalan Jenderal Sudirman Semarang tepatnya di sekitar fly over Kalibanteng.

Hal itu diungkapkan Daffa ketika bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di rumah dinas Gubernur Jateng, Puri Gedeh. Ganjar bertanya kapan akan menghadang lagi pemotor di trotoar.

"Katanya sudah digantikan polisi, kalau polisinya bohong ya tak nganukan lagi. Belum tak lihat ada ndak polisinya," jawab Daffa, Jumat (22/4/2016).

Bocah kelas 4 SD itu mengaku tidak pernah bertemu dengan polisi ketika beraksi menghadang pemotor sejak Januari lalu. Pos yang berada di seberang lokasi tempat ia beraksi pun kerap terlihat kosong.

"Di seberang ada tendanya (tenda polisi) enggak ada orangnya, ada mejanya," tutur Daffa polos.

Sementara itu pihak kepolisian sebelumnya berjanji akan menempatkan petugas di sekitar Kalibanteng, pembangunan pos polisi di sana juga masih dalam tahap perizinan. Selain itu nenek Daffa, Murti (67) juga khawatir dengan aksi cucunya yang berbahaya jika ada pengendara yang lepas emosi.

Ganjar mengatakan, sesuai dengan keterangan Murti, Daffa memang hiperaktif dan perlu pengarahan. Ganjar memberikan apresiasi tindakan berani Daffa dan bisa menampar orang-orang dewasa yang tak taat aturan.

"Kata neneknya dia hiperaktif. Energi dia perlu diarahkan. Setidaknya dia 'mencubit', 'mencuri' perhatian seluruh orang dengan kepolosannya untuk tertib dong. Ini bukan kritik lagi, ini 'ngampleng' (menampar)," tegas Ganjar.

Dalam pertemuan, Ganjar memberikan satu set buku ensiklopedia karena Daffa punya hobi menonton acara televisi dokumenter pengetahuan. Selain itu Ganjar juga merelakan pajangan miniatur kapal Raden Patah di terasnya karena melihat Daffa antusias dan punya cita-cita menjadi pelaut.

"(Buku) Bisa dia simpan dia baca, biar tidak Einstein disebut Paijo. Saya meyakini Daffa suka ilmu pengetahuan. Kapal tadi ada  surprise cita-cita jadi pelaut, kayaknya mintanya sungguh-sungguh dan sepertinya lebih suka dari pada bukunya, haha," terang Ganjar.(detik)

Komentar

Loading...