Anggota Komisi I DPR RI: Aceh Berperan Besar dalam Pendirian Republik Indonesia

Anggota Komisi I DPR RI Bachtiar Aly @Acehportal.com

Anggota Komisi I DPR RI Bachtiar Aly @Acehportal.com
Anggota Komisi I DPR RI Bachtiar Aly @Acehportal.com

Banda Aceh, (Aceh Portal) - Seratusan masyarakat dan mahasiswa di Gampong Neuheun, Kecamatan Mesjid Raya, Kebupaten Aceh Besar, Rabu (13/4) sore sangat antausias mengikuti sosialisasi empat pilar MPR RI.

Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan di aula Balai Pelatihan Guru di Aceh Besar itu, diisi oleh Anggota DPR RI Prof. Dr. Bachtiar Aly, MA, serta tokoh masyarakat setempat.

Anggota Komisi I DPR RI menyatakan, tujuan dilaksanakan sosialisasi empat pilar ini merupakan salah satu program dari MPR yang terus dilaksanakan dan ini adalah amanah Undang-undang.

“Sosialisasi ini untuk menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa republik ini milik kita bersama,”ujar Bachtiar Aly dari fraksi Nasdem tersebut.

Ia mengatakan, segenap elemen bangsa Indonesia tidak boleh melupakan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 sebagai konstitusi negara. Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan Bangsa Indonesia harus tetap kokoh dan eksis dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Tapi, tidak kalah pentingnya bahwa Aceh mempuyai kontribusi besar dalam pendirian republic Indonesia. Oleh karena itu, mereka perlu memahami itu, bahwa dari awal Aceh sudah memberikan komitmen atas berdirinya republic Indonesia,”ungkapnya.

Untuk itu, kita laksanakan sosialisasi empat pilar kepada masyarakat Neuheun, serta sejumlah mahasiswa untuk mendapatkan masukan hal-hal yang kritis dari masyarakat.

Misalnya apa yang menjadi penyimpangan dalam penyelenggaraan Negara, hal itu nantinya yang akan kita tampung dan beberapa hal yang kita anggap relevan akan kita salurkan kepada pemerintah daerah atau pemerintah pusat untuk dilakukan perbaikan.

“Jadi kegiatan ini lebih bersifat dialoq interaktif, antara nara sumber dengan elemen masyarakat, dan mereka boleh berbicara dengan bahasa aceh maupun bahasa Indonesia,”paparnya.

Lebih lanjut, Bachtiar Aly juga menekankan empat pilar kebangsaan itulah yang harus ditanamkan dalam jiwa setiap warga Indonesia sejak dini, khususnya generasi muda sebagai menerus cita-cita bangsa. “Penanaman dan penguatan itu harus dimulai sejak dini agar bangsa Indonesia tetap kokoh dan terhindar dari berbagai ancaman,”demikian kata Bachtiar Aly.(ro)

Komentar

Loading...