Mak Wacih terisolasi di hutan, sudah 4 tahun perutnya membesar

Ilustrasi Pasien. ©2015 Merdeka.com

Ilustrasi Pasien. ©2015 Merdeka.com
Ilustrasi Pasien. ©2015 Merdeka.com

Ciampel, (Aceh Portal) - Mak Wacih (53), seorang perempuan warga Kampung Cikeruh, Desa Kutanegara, Kecamatan Ciampel, dia tinggal di tengah hutan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, selama empat tahun tersiksa lantaran tidak menjalani hidup secara normal akibat menderita asites (perut membesar).

Kepala Dinas Kesehatan setempat, Yuska Yasin, membenarkan seorang warga Karawang menderita asites, bernama Mak Wacih. pihaknya akan membawa Wacih ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Karawang.

"Akibat penyakitnya, perut Mak Wacih kembung (membesar) dan berat badannya bertambah tiga kali lipat," beber Yuska.

seperti diberitakan Antara, berat normal mak Wacih sebenarnya sekitar 45 kilogram. Tetapi karena menderita asetis, kini berat badannya mencapai 120 kilogram.

Menurutnya, kemungkinan besar Mak Wacih menderita gangguan fungsi hati dengan gejala awal hepatitis B. Tetapi kondisi saat ini sudah parah dengan berat perut yang penuh cairan.

Asites adalah suatu kondisi medis yang ditandai dengan akumulasi cairan di rongga perut. Penderita penyakit ini mengalami perut kembung dan perutnya membesar seperti wanita hamil sembilan bulan.

Penderita asites masih bisa makan dan minum serta buang air secara normal. Tetapi penderita asites tidak bisa melakukan aktivitas secara normal. Sebab terasa sesak nafas, karena ukuran perut membesar dipenuhi air.

Sumber: Merdeka.com

Komentar

Loading...